View : 786 kali.
Materi Kuliah Komputer Forensik
01.03 Tugas 1 Komputer Forensik
#
--------------------------
--------------------------
Habib Jufri
Kasus kejahatan yg saya alami di pekerjaan saya ,permasalahan kehilangan motor di area parkir unit rumah susun di penggilingan , saya sebagai teknisi di rumah susun dan sekaligus mempunyai akses untuk membuka cctv , tapi motor tersebut tidak terlihat di rekaman cctv
Inilah yg membuat susah saya untuk mengungkap siapa yg mengambil motor di area parking rumah susun.
Tools yg ada dikhayalan saya , di sebuah software cctv bisa mendeteksi fisik motor yg tersorot cctv ataupun bisa mendeteksi plat nomor polisi yg ada di motor tersebut
--------------------------
--------------------------
--------------------------
01.03 Tugas 1 Komputer Forensik
#
Tugas:
Ceritakanlah sebuah kejahatan komputer atau Cybercrime yang pernah kamu dengar. Buatlah langkah lngkah Forensik yang menurutmu dapat membongkar Kejahatan tersebut. Khayalkan seuah tools yang harus ada dan dapat digunakan untuk membantu memeriksa bukti digital yang ada.
Jawaban kirim ke e-mail : murdan.sianturi@gmail.com
Ceritakanlah sebuah kejahatan komputer atau Cybercrime yang pernah kamu dengar. Buatlah langkah lngkah Forensik yang menurutmu dapat membongkar Kejahatan tersebut. Khayalkan seuah tools yang harus ada dan dapat digunakan untuk membantu memeriksa bukti digital yang ada.
Jawaban kirim ke e-mail : murdan.sianturi@gmail.com
--------------------------
Baruna Aditya I
201710225065 / TIF 6 B1
Contoh kejahatan komputer dan tahapan forensik untuk membongkar kejahatan tsb :
*KASUS PEMBOBOLAN ATM DI LOMBOK*
Sejumlah barang elektronik diamankan petugas sebagai bukti, antara lain ;
1. Telpon genggam
2. Rangkaian modul elektronik dan spy cam
3. Harddisk
4. Modem
5. Usb on the go
Dengan beberapa barang bukti tsb polisi melakukan pemeriksaan dengan memeriksa sejumlah percakapan yang ada pada telepon genggam, dan memeriksa isi harddisk yang diduga terdapat hasil rekaman pencurian data pin atm korban yang direkam dari spycam kemudian dikirim ke dalam harddisk tsb.
Melalui spy cam, nomor atm serta pin dapat direkam oleh pelaku.
Peran dari bukti digital :
1. Rangkaian modul elektronik dam usb on the go berperan sebagai tools yang mempermudah pelaku dalam proses aktivitas, baik software atau hardware.
2. Telepon genggam dan harddisk sebagai (witnes) kenapa saksi? Karena dengan telepon genggam kita dapat melihat komunikasi yang diduga adanya kaitan tindakan pidana. Sedangkan harddisk sebagai penyimpan data dan aplikasi spycam yang memungkinkan terdapat hasil rekaman aktivitas didalamnya.
201710225065 / TIF 6 B1
Contoh kejahatan komputer dan tahapan forensik untuk membongkar kejahatan tsb :
*KASUS PEMBOBOLAN ATM DI LOMBOK*
Sejumlah barang elektronik diamankan petugas sebagai bukti, antara lain ;
1. Telpon genggam
2. Rangkaian modul elektronik dan spy cam
3. Harddisk
4. Modem
5. Usb on the go
Dengan beberapa barang bukti tsb polisi melakukan pemeriksaan dengan memeriksa sejumlah percakapan yang ada pada telepon genggam, dan memeriksa isi harddisk yang diduga terdapat hasil rekaman pencurian data pin atm korban yang direkam dari spycam kemudian dikirim ke dalam harddisk tsb.
Melalui spy cam, nomor atm serta pin dapat direkam oleh pelaku.
Peran dari bukti digital :
1. Rangkaian modul elektronik dam usb on the go berperan sebagai tools yang mempermudah pelaku dalam proses aktivitas, baik software atau hardware.
2. Telepon genggam dan harddisk sebagai (witnes) kenapa saksi? Karena dengan telepon genggam kita dapat melihat komunikasi yang diduga adanya kaitan tindakan pidana. Sedangkan harddisk sebagai penyimpan data dan aplikasi spycam yang memungkinkan terdapat hasil rekaman aktivitas didalamnya.
--------------------------
Nama : Adi Setiawan
NPM : 201410225006
kejahatan komputer yang pernah saya dengar adalah malware, Selain digolongkan sebagai virus, malware rupanya juga bisa dibilang sebagai tindak kejahatan. Sebab, malware dapat membobol atau merusak suatu software bahkan sistem operasi. Ada berbagai macam rupa malware seperti worm, trojan, horse, adware, dan lain-lain. Meskipun dapat di tangani dengan program antivirus atau anti-malware, namun kejahatan ini perlu diwaspadai. Dikarenakan beberapa pihak mengatakan bahwa malware dapat mengakses data privasi seseorang yang tersimpan di dalam komputer tanpa diketahui. Mengingat teknologi berkembang dengan cepat, maka malware juga ikut berkembang dari waktu ke waktu.
contoh nya adalah pencurian data perusahaan kedalam database suatu perusahaan. dengan cara mengijeksi software-software yang terdapat dalam server menggunakan jenis virus spyware. yang bekerja menduplikat suatu software yang sedang berjalan dan mengarahkan software tersebut agar mengintai serta mencuri data-data yang ada dalam database di server perusahaan tersebut.
adapun tahap-tahap forensik yang dilakukan adalah sebagai berikut:
1. hentikan akses internet server.
2. mengidentifikasi dan mencegah virus yang sedang berjalan menggunakan software antivirus.
3. setelah menemukan software yang terdeteksi terjangkit virus, lakukan backup data penting yang terdapat pada software dan server tersebut.
4. lakukanlah uninstal pada software yang terdeteksi virus tersebut.
5. indentifikasi sumber virus tersebut.
6. lakukannlah log akses internet pada server.
7. setelah menemukan akses internet yang mencurigakan, segeralah hentikan/blokir akses terhadap jaringan/situs web tersebut.
8. perketat dengan menambahkan firewall pada server tersebut, dan juga software antivirus.
--------------------------
NPM : 201410225006
kejahatan komputer yang pernah saya dengar adalah malware, Selain digolongkan sebagai virus, malware rupanya juga bisa dibilang sebagai tindak kejahatan. Sebab, malware dapat membobol atau merusak suatu software bahkan sistem operasi. Ada berbagai macam rupa malware seperti worm, trojan, horse, adware, dan lain-lain. Meskipun dapat di tangani dengan program antivirus atau anti-malware, namun kejahatan ini perlu diwaspadai. Dikarenakan beberapa pihak mengatakan bahwa malware dapat mengakses data privasi seseorang yang tersimpan di dalam komputer tanpa diketahui. Mengingat teknologi berkembang dengan cepat, maka malware juga ikut berkembang dari waktu ke waktu.
contoh nya adalah pencurian data perusahaan kedalam database suatu perusahaan. dengan cara mengijeksi software-software yang terdapat dalam server menggunakan jenis virus spyware. yang bekerja menduplikat suatu software yang sedang berjalan dan mengarahkan software tersebut agar mengintai serta mencuri data-data yang ada dalam database di server perusahaan tersebut.
adapun tahap-tahap forensik yang dilakukan adalah sebagai berikut:
1. hentikan akses internet server.
2. mengidentifikasi dan mencegah virus yang sedang berjalan menggunakan software antivirus.
3. setelah menemukan software yang terdeteksi terjangkit virus, lakukan backup data penting yang terdapat pada software dan server tersebut.
4. lakukanlah uninstal pada software yang terdeteksi virus tersebut.
5. indentifikasi sumber virus tersebut.
6. lakukannlah log akses internet pada server.
7. setelah menemukan akses internet yang mencurigakan, segeralah hentikan/blokir akses terhadap jaringan/situs web tersebut.
8. perketat dengan menambahkan firewall pada server tersebut, dan juga software antivirus.
--------------------------
Nama : Dimas Ardiansyah
Kelas : TIF-6B1
Ada beberapa tipe phising yang dilakukan oleh pelaku kejahatan di dunia maya. Namun, jenis phising yang paling populer dan kerap digunakan biasanya ada dua jenis.
Yang pertama, adalah clone phishing. Pada phising jenis ini, serangan dilakukan dengan melalui surat elektronik yang terlihat resmi dan mengandung attachment di dalamnya. Attachment ini kemudian digunakan untuk mengambil data dari si korban untuk kemudian dikirimkan lagi ke tempat yang diinginkan oleh si pelaku.
Jenis yang kedua dinamakan spear phishing. Tingkat keberhasilan mencuri data pada jenis ini cenderung lebih tinggi karena si pelaku memiliki target yang lebih spesifik.
Mereka mencari dan mengenali data dari targetnya terlebih dahulu sehingga si korban tidak akan curiga bahwa dirinya sedang diserang. Data yang biasanya diambil bisa berupa password, nomor kartu kredit, nomor telepon, hingga nomor rekening bank yang biasanya dicantumkan korban pada layanan-layanan yang tersedia di internet seperti media sosial, e-commerce, penyimpanan cloud, sampai pinjaman online.
CARA MENGANTISIPASI PHISING.
Biasanya korban akan terjebak phising saat meng-klik tautan pada surat elektronik palsu atau iklan sehingga mengarahkannya ke laman berbahaya. Jika Anda meng-klik, pelaku dapat mengakses komputer dengan akses penuh tanpa disadari sama sekali. Oleh karena itu, Anda perlu mengenali cara mengantisipasi serangan ini.
Cara pertama yang perlu diperhatikan adalah dengan tidak meng-klik tautan secara sembarangan. Perhatikan dengan teliti tautan tersebut karena biasanya memiliki kesalahan dalam struktur penulisannya sehingga terlihat mirip dengan tautan yang asli. Misalkan, tautan tersebut mengarah ke situs dengan domain yang tidak jelas alih-alih ke domain resminya.
Yang kedua adalah dengan mengenali alamat pengirim jika serangan dilakukan melalui surat elektronik. Biasanya pelaku akan menggunakan akun dengan domain yang terlihat mirip dengan domain yang asli.
Kelas : TIF-6B1
Ada beberapa tipe phising yang dilakukan oleh pelaku kejahatan di dunia maya. Namun, jenis phising yang paling populer dan kerap digunakan biasanya ada dua jenis.
Yang pertama, adalah clone phishing. Pada phising jenis ini, serangan dilakukan dengan melalui surat elektronik yang terlihat resmi dan mengandung attachment di dalamnya. Attachment ini kemudian digunakan untuk mengambil data dari si korban untuk kemudian dikirimkan lagi ke tempat yang diinginkan oleh si pelaku.
Jenis yang kedua dinamakan spear phishing. Tingkat keberhasilan mencuri data pada jenis ini cenderung lebih tinggi karena si pelaku memiliki target yang lebih spesifik.
Mereka mencari dan mengenali data dari targetnya terlebih dahulu sehingga si korban tidak akan curiga bahwa dirinya sedang diserang. Data yang biasanya diambil bisa berupa password, nomor kartu kredit, nomor telepon, hingga nomor rekening bank yang biasanya dicantumkan korban pada layanan-layanan yang tersedia di internet seperti media sosial, e-commerce, penyimpanan cloud, sampai pinjaman online.
CARA MENGANTISIPASI PHISING.
Biasanya korban akan terjebak phising saat meng-klik tautan pada surat elektronik palsu atau iklan sehingga mengarahkannya ke laman berbahaya. Jika Anda meng-klik, pelaku dapat mengakses komputer dengan akses penuh tanpa disadari sama sekali. Oleh karena itu, Anda perlu mengenali cara mengantisipasi serangan ini.
Cara pertama yang perlu diperhatikan adalah dengan tidak meng-klik tautan secara sembarangan. Perhatikan dengan teliti tautan tersebut karena biasanya memiliki kesalahan dalam struktur penulisannya sehingga terlihat mirip dengan tautan yang asli. Misalkan, tautan tersebut mengarah ke situs dengan domain yang tidak jelas alih-alih ke domain resminya.
Yang kedua adalah dengan mengenali alamat pengirim jika serangan dilakukan melalui surat elektronik. Biasanya pelaku akan menggunakan akun dengan domain yang terlihat mirip dengan domain yang asli.
--------------------------
Vira Afrianti
tugas 1 (tuliskan kejahatan komputer yang pernah anda dengar dan tuliskan juga tahap tahap forensik untuk membongkar kejahatan tersebut).
Contoh kasus cybersquatting, Carlos Slim, orang terkaya di dunia itu pun kurang sigap dalam mengelola brandingnya di internet, sampai domainnya diserobot orang lain. Beruntung kasusnya bisa digolongkan cybersquat sehingga domain carlosslim.com bisa diambil alih. Modusnya memperdagangkan popularitas perusahaan dan keyword Carlos Slim dengan cara menjual iklan Google kepada para pesaingnya.
Penyelesaian kasus ini adalah dengan menggunakan prosedur Anticybersquatting Consumer Protection Act (ACPA), memberi hak untuk pemilik merek dagang untuk menuntut sebuah cybersquatter di pengadilan federal dan mentransfer nama domain kembali ke pemilik merek dagang. Dalam beberapa kasus, cybersquatter harus membayar ganti rugi uang.
tugas 1 (tuliskan kejahatan komputer yang pernah anda dengar dan tuliskan juga tahap tahap forensik untuk membongkar kejahatan tersebut).
Contoh kasus cybersquatting, Carlos Slim, orang terkaya di dunia itu pun kurang sigap dalam mengelola brandingnya di internet, sampai domainnya diserobot orang lain. Beruntung kasusnya bisa digolongkan cybersquat sehingga domain carlosslim.com bisa diambil alih. Modusnya memperdagangkan popularitas perusahaan dan keyword Carlos Slim dengan cara menjual iklan Google kepada para pesaingnya.
Penyelesaian kasus ini adalah dengan menggunakan prosedur Anticybersquatting Consumer Protection Act (ACPA), memberi hak untuk pemilik merek dagang untuk menuntut sebuah cybersquatter di pengadilan federal dan mentransfer nama domain kembali ke pemilik merek dagang. Dalam beberapa kasus, cybersquatter harus membayar ganti rugi uang.
--------------------------
Habib Jufri
Kasus kejahatan yg saya alami di pekerjaan saya ,permasalahan kehilangan motor di area parkir unit rumah susun di penggilingan , saya sebagai teknisi di rumah susun dan sekaligus mempunyai akses untuk membuka cctv , tapi motor tersebut tidak terlihat di rekaman cctv
Inilah yg membuat susah saya untuk mengungkap siapa yg mengambil motor di area parking rumah susun.
Tools yg ada dikhayalan saya , di sebuah software cctv bisa mendeteksi fisik motor yg tersorot cctv ataupun bisa mendeteksi plat nomor polisi yg ada di motor tersebut
--------------------------
Nama :wardi
1.kejahatan yang penah saya temukan merupakan kejahatan pemalusan data dan documen.
Tahap-tahapan forensik
Tahapa pertama mencari kapan terakhir digunakan.
Tahap kedua mencari tau terahir menggunakan jaringan internet gagar tau membukan webset .
Tahap ketiga mencari ip webset.
Tahap keempat mengunakan ip untuk mengambil data yg aslil.
Tahap terhari merubah semua nama data dengan nama lain.
--------------------------
1.kejahatan yang penah saya temukan merupakan kejahatan pemalusan data dan documen.
Tahap-tahapan forensik
Tahapa pertama mencari kapan terakhir digunakan.
Tahap kedua mencari tau terahir menggunakan jaringan internet gagar tau membukan webset .
Tahap ketiga mencari ip webset.
Tahap keempat mengunakan ip untuk mengambil data yg aslil.
Tahap terhari merubah semua nama data dengan nama lain.
--------------------------
Endastyo Ikmal Fadillah
kasus
pembobolan email tanpa kode otp ( one time password ) dengan cara membobol tanpa ada nomer / nomer tidak tercantum nomer perbaikan email
Solusi
lebih baik masukan nomer hp pribadi untuk melakukan perbaikan email , karena otp
( one time password ) hanya akan terkirim lewat sms yang terdaftar di email kalian .
kasus
pembobolan email tanpa kode otp ( one time password ) dengan cara membobol tanpa ada nomer / nomer tidak tercantum nomer perbaikan email
Solusi
lebih baik masukan nomer hp pribadi untuk melakukan perbaikan email , karena otp
( one time password ) hanya akan terkirim lewat sms yang terdaftar di email kalian .
--------------------------
yahri romdon
Kasus : CRACKER adalah sebutan untuk orang yang mencari kelemahan system dan memasukinya untuk kepentingan pribadi dan mencari keuntungan dari system yang di masuki seperti: pencurian data, penghapusan, dan banyak yang lainnya. Cracker : merusak dan melumpuhkan keseluruhan sistem komputer, sehingga data-data pengguna jaringan rusak, hilang, ataupun berubah.
Solusi Tools : FTK Imager adalah sebuah tools untuk melakukan preview dan pembuatan image yang dapat kita gunakan untuk melakukan pengujian barang bukti digital. FTK imager juga dapat melakukan perfect copy (image forensik) tanpa merubah data atau metadata dari bukti aslinya. Cara mounting image barang bukti digital dari image tersebut
Kasus : CRACKER adalah sebutan untuk orang yang mencari kelemahan system dan memasukinya untuk kepentingan pribadi dan mencari keuntungan dari system yang di masuki seperti: pencurian data, penghapusan, dan banyak yang lainnya. Cracker : merusak dan melumpuhkan keseluruhan sistem komputer, sehingga data-data pengguna jaringan rusak, hilang, ataupun berubah.
Solusi Tools : FTK Imager adalah sebuah tools untuk melakukan preview dan pembuatan image yang dapat kita gunakan untuk melakukan pengujian barang bukti digital. FTK imager juga dapat melakukan perfect copy (image forensik) tanpa merubah data atau metadata dari bukti aslinya. Cara mounting image barang bukti digital dari image tersebut
--------------------------
Hardiansyah
1. penyebaran berita bohong pada website.
2. - mencari web yang menyebarkan berita tersebut
- melakukan pencarian artikel web tersebut
- mencari data orang yg menyebarkan berita bohong tersebut
- lalu menghapus artikel berita bohong tersebut
- dari keempat tahap ini juga harus menggunakan software / tools untuk mencari dan mengeksekusi
agar berita bohong itu bisa hilang dari artikel web yang bersangkutan
1. penyebaran berita bohong pada website.
2. - mencari web yang menyebarkan berita tersebut
- melakukan pencarian artikel web tersebut
- mencari data orang yg menyebarkan berita bohong tersebut
- lalu menghapus artikel berita bohong tersebut
- dari keempat tahap ini juga harus menggunakan software / tools untuk mencari dan mengeksekusi
agar berita bohong itu bisa hilang dari artikel web yang bersangkutan
-------------------
Nama : indra gunawan
Npm : 201710225110
Kelas : TIF 6BI
-1. Contoh kasus nya pencurian dokumen saat utusan presiden SBY saat berkunjung ke Korea, kunjungan tersebut berguna untuk membicarakan kerja sama jangka pendek dan jangka panjang bidang pertahanan.
2. Cara penanganan nya dengan :
- memasang pengaman sistem, melakukan pengamanan FTP, SMTP, Web server.
- memasang firewall
- menggunakan kriptografi
--------------
Nama : Mutiara Putri Ananda
NMP : 201710225044
Kelas : TIF6B1
Kejahatan komputer & Tahapan-tahapan membon forensik untuk membongkarnya
- Contoh Kasus Penyerangan terhadap jaringan internet KPU, Jaringan internet di Pusat Tabulasi Nasional Komisi Pemilihan Umum sempat down (terganggu) beberapa kali.
- Tahapan-Tahapan Menanggulanginya :
1. Kriptografi : seni menyandikan data. Data yangdikirimkan disandikan terlebih dahulu sebelum dikirim melalui internet. Dikomputer tujuan, data dikembalikan ke bentuk aslinya sehingga dapat dibaca dandimengerti oleh penerima. Hal ini dilakukan supaya pihak-pihak penyerang tidakdapat mengerti isi data yang dikirim.
2. Internet Farewell: untuk mencegah akses daripihak luar ke sistem internal. Firewall dapat bekerja dengan 2 cara, yaotumenggunakan filter dan proxy. Firewall filter menyaring komunikasi agar terjadiseperlunya saja, hanya aplikasi tertentu saja yang bisa lewat dan hanyakomputer dengan identitas tertentu saja yang bisa berhubungan. Firewall proxyberarti mengizinkan pemakai dalam untukmengakses internet seluas-luasnya, tetapi dari luar hanya dapat mengakses satukomputer tertentu saja.
3. Menutup service yang tidak digunakan.
4. Adanya sistem pemantau serangan yang digunakanuntuk mengetahui adanya tamu/seseorang yang tak diundang (intruder) atau adanyaserangan (attack).
5. Melakukan back up secara rutin
6. Adanya pemantau integritas sistem. Misalnya padasistem UNIX adalah program tripwire. Program ini dapat digunakan untuk memantauadanya perubahan pada berkas.
7. Perlu adanya cyberlaw: Cybercrime belumsepenuhnya terakomodasi dalam peraturan / Undang-undang yang ada, pentingadanya perangkat hukum khusus mengingat karakter dari cybercrime ini berbedadari kejahatan konvensional.
Perlunya Dukungan Lembaga Khusus: Lembaga inidiperlukan untuk memberikan informasi tentang cybercrime, melakukan sosialisasisecara intensif kepada masyarakat, serta melakukan riset-riset khusus dalampenanggulangan cybercrime
-------------------
Nama : M. Hafizh Ramadiansyah
Kelas : TF6B1
NPM : 201710225047
Contoh Cyber Crime :
Illegal contents; yakni memasukkan data atau informasi ke internet tentang suatu hal yang tidak benar, tidak etis, dan dapat dianggap melanggar hukum atau menggangu ketertiban umum, seperti penyebaran pornografi.
Cara memeriksa bukti digital yang ada :
melakukan pemeriksaan dan menganalisa bukti legal yang ditemui pada komputer dan media penyimpanan digital, misalnya seperti flash disk, hard disk, CD-ROM, pesan email, gambar, atau bahkan sederetan paket atau informasi yang berpindah dalam suatu jaringan komputer.
---------------------------
nama : M. andika kusuma
kelas : TIF-B1
NPM : 201710225039
-
Ada beberapa kejahatan computer yang saya ketahui, yaitu :
Illegal Access / Akses Tanpa Ijin ke Sistem Komputer
Illegal Contents / Konten Tidak Sah
Data Forgery / Pemalsuan Data
Spionase Cyber / Mata-mata
Data Theft /Mencuri Data
Misuse of devices / Menyalahgunakan Peralatan Komputer
Dan berikut beberapa tahap - tahap forensik membongkar kejahatan tersebut,
Pengumpulan data, bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai sumber daya yang dianggap penting dan bagaimana semua data dapat terhimpun dengan baik.
Pengujian, mencakup proses penilaian dan meng-ekstrak berbagai informasi yang relevan dari semua data yang dikumpulkan.
Analisis dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatansejumlah metode.
Dokumentasi dan laporan
---------------------
Nama: Bayu Putra Sadewa
Npm: 201710225111
Kelas: TIF6B1
Komputer forensik
contoh kejahatan komputer yang pernah saya dengar adalah Malware.
Malware adalah program komputer yang mencari kelemahan dari suatu software. Umumnya malware diciptakan untuk membobol atau merusak suatu software atau operating system. Malware terdiri dari berbagai macam, yaitu: virus, worm, trojan horse, adware, browser hijacker, dll. Di pasaran alat-alat komputer dan toko perangkat lunak (software) memang telah tersedia antispam dan anti virus, dan anti malware . Meski demikian, bagi yang tak waspadai selalu ada yang kena. Karena pembuat virus dan malware umumnya terus berusaha memanfaatkan kelengahan orang lain dan produktif dalam membuat program untuk mengerjai korban-korbannya.
Pencegahan :
-Berhati-hatilah membuka kiriman attachment yang dikirimkan oleh pihak yang tidak kita kenal.
-Berhati-hatilah dalam mengunjungi situs yang dicurigai menjadi sarang malware. Sarang malware memang paling banyak terdapat di situs-situs porno, terutama yang gratisan.
-Pilihlah program anti malware yang Anda anggap mumpuni. Saat ini program anti virus yang dijual telah dilengkapi dengan program anti malware. Secara umum kemampuan anti malware yang ada sudah cukup memadai, meskipun tidak semuanya mampu secara 100% menyaring seluruh malware yang beredar.
-------------------------------
Nama: Ade Naufal Rianto
Kelas : TIF-6B1
NPM : 201710225022
Dear Pak Murdan,
Contoh Kasus Kejahatan Komputer atau Cybercrime:
Probing dan port scanning
Salah satu langkah yang dilakukan cracker sebelum masuk ke server yang ditargetkan adalah melakukan pengintaian. Cara yang dilakukan adalah dengan melakukan "port scanning" atau "probing" untuk melihat servis-servis apa saja yang tersedia di server target. Sebagai contoh, hasil scanning dapat menunjukkan bahwa server target menjalankan program web server Apache, mail server Sendmail, dan seterusnya. Analogi hal ini dengan dunia nyata adalah dengan melihat-lihat apakah pintu rumah anda terkunci, merek kunci yang digunakan, jendela mana yang terbuka, apakah pagar terkunci (menggunakan firewall atau tidak) dan seterusnya. Yang bersangkutan memang belum melakukan kegiatan pencurian atau penyerangan, akan tetapi kegiatan yang dilakukan sudah mencurigakan. Apakah hal ini dapat ditolerir (dikatakan sebagai tidak bersahabat atau unfriendly saja) ataukah sudah dalam batas yang tidak dapat dibenarkan sehingga dapat dianggap sebagai kejahatan?
Berbagai program yang digunakan untuk melakukan probing atau portscanning ini dapat diperoleh secara gratis di Internet. Salah satu program yang paling populer adalah "nmap" (untuk sistem yang berbasis UNIX, Linux) dan "Superscan" (untuk sistem yang berbasis Microsoft Windows). Selain mengidentifikasi port, nmap juga bahkan dapat mengidentifikasi jenis operating system yang digunakan.
Contoh kasus yang pernah terjadi di indonesia:
Polda DI Yogyakarta menangkap lima carder dan mengamankan barang bukti bernilai puluhan juta, yang didapat dari merchant luar negeri. Begitu juga dengan yang dilakukan mahasiswa sebuah perguruan tinggi di Bandung, Buy alias Sam. Akibat perbuatannya selama setahun, beberapa pihak di Jerman dirugikan sebesar 15.000 DM (sekitar Rp 70 juta). Pelaku cybercrime mencuri nomor kartu kredit milik orang lain dan digunakan dalam transaksi perdagangan di internet. Para pelaku yang kebanyakan remaja tanggung dan mahasiswa ini, digerebek aparat kepolisian setelah beberapa kali berhasil melakukan transaksi di internet menggunakan kartu kredit orang lain. Para pelaku, rata-rata beroperasi dari warnet-warnet yang tersebar di kota Bandung. Mereka biasa bertransaksi dengan menggunakan nomor kartu kredit yang mereka peroleh dari beberapa situs.
Upaya pencegahan menurut asumsi saya sendiri:
1. Ganti password secara berkala dengan menyediakan beberapa password alternative yang kuat (menggunakan kombinasi simbol atau karakter khusus)
2. Perlu dibuat peraturan perundang-undangan dan perangkat hokum khusus yang dapat meminimalisir bahkan menghambat terjadinya kejahatan yang dikenal dengan istilah cyberlaw. Cybercrime belum sepenuhnya terakomodasi dalam peraturan / Undang-undang yang ada, penting adanya perangkat hukum khusus mengingat karakter dari cybercrime ini berbeda dari kejahatan konvensional
3. Perlunya Dukungan Lembaga Khusus: Lembaga ini diperlukan untuk memberikan informasi tentang cybercrime, melakukan sosialisasi secara intensif kepada masyarakat, serta melakukan riset-riset khusus dalam penanggulangan cybercrime
------------------------
Nama : Fikriyah Karimah
NPM : 201710225125
Kelas : TIF 6B1
Prodi : Teknik Informatika
Kasus pengungkapan Cybercrime yang terjadi bogor oleh 31 WNA Tiongkok karena diduga terlibat penipuan berupa penipuan online atau cyber fraud. Tahap forensik yang dipakai sebagai berikut :
Pengumpulan (Collection)
Anggota tim gabungan Polres Bogor Kota dan Kantor Imigrasi yang berjumlah 30 Orang mengamankan sejumlah barang bukti dianataranya, 25 unit telepon rumah, 34 unit telepon seluler, 14 unit modem aktif, 16 unit modem tidak aktif, dua unit laptop, satu unit mobil Fortuner warna hitam, satu unit sepeda motor Kawasaki Ninja, empat unit HT dan satu unit printer.
Pemeliharaan (Preservation)
Dengan melakukan pemeliharaan barang bukti dengan hati-hati agar tidak merubah data agar dapat diserahkan kepada ahli digital forensik untuk diteliti.
Analisis /memilah-milah (Filtering)
Dalam tahapan ini alat-alat bukti yang telah "diamankan" dipilah-pilah. Data-data yang ada, sebagian tidak berhubungan dengan perkara yang sedang diinvesitigasi.
Presentasi (Presentation)
Menyajikan dan menguraikan secara detail laporan penyelidikan dengan bukti-bukti yang sudah dianalisa secara mendalam dan dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah di pengadilan
--------------------
Nama : Adinda Prastika
Kelas : 6B1
Prodi : Teknik Informatika
Contoh kejahatan komputer
1. Illegal Access / Akses Tanpa Ijin ke Sistem Komputer
Dengan sengaja dan tanpa hak melakukan akses secara tidak sah terhadap seluruh atau sebagian sistem komputer, dengan maksud untuk mendapatkan data komputer atau maksud-maksud tidak baik lainnya, atau berkaitan dengan sistem komputer yang dihubungkan dengan sistem komputer lain. Hacking merupakan salah satu dari jenis kejahatan ini yang sangat sering terjadi.
2. Illegal Contents / Konten Tidak Sah
Merupakan kejahatan dengan memasukkan data atau informasi ke internet tentang sesuatu hal yang tidak benar, tidak etis, dan dapat dianggap melanggar hukum atau mengganggu ketertiban umum.
3. Data Forgery / Pemalsuan Data
Merupakan kejahatan dengan memalsukan data pada dokumen-dokumen penting yang tersimpan sebagai scriptless document melalui internet. Kejahatan ini biasanya ditujukan pada dokumen-dokumen e-commerce dengan membuat seolah-olah terjadi salah ketik yang pada akhirnya akan menguntungkan pelaku.
4. Spionase Cyber / Mata-mata.
Merupakan kejahatan yang memanfaatkan jaringan internet untuk melakukan kegiatan mata-mata terhadap pihak lain, dengan memasuki sistem jaringan komputer (computer network system) pihak sasaran. Kejahatan ini biasanya ditujukan terhadap saingan bisnis yang dokumen ataupun data-data pentingnya tersimpan dalam suatu sistem yang computerized.
5. Data Theft /Mencuri Data
Kegiatan memperoleh data komputer secara tidak sah, baik untuk digunakan sendiri ataupun untuk diberikan kepada orang lain. Identity theft merupakan salah satu dari jenis kejahatan ini yang sering diikuti dengan kejahatan penipuan (fraud). Kejahatan ini juga sering diikuti dengan kejahatan data leakage.
Tahap-tahap forensik :
1. Acquisition (Pengumpulan)
Mengumpulkan dan mendapatkan bukti-bukti yang mendukung penyelidikan. Tahapan ini merupakan tahapan yang sangat menentukan karena bukti-bukti yang didapatkan akan sangat mendukung penyelidikan untuk mengajukan seseorang ke pengadilan dan diproses sesuai hukum hingga akhirnya dijebloskan ke tahanan. Media digital yang bisa dijadikan sebagai barang bukti mencakup sebuah sistem komputer, media penyimpanan (seperti flash disk, pen drive, hard disk, atau CD-ROM), PDA, handphone, smart card, sms, e-mail, cookies, log file, dokumen atau bahkan sederetan paket yang berpindah dalam jaringan komputer.
2. Preservation (Pemeliharaan).
Memelihara dan menyiapkan bukti-bukti yang ada. Termasuk pada tahapan ini melindungi bukti-bukti dari kerusakan, perubahan dan penghilangan oleh pihak-pihak tertentu. Bukti harus benar-benar steril artinya belum mengalami proses apapun ketika diserahkan kepada ahli digital forensik untuk diteliti.
3. Analisa (Analysis)
Melakukan analisa secara mendalam terhadap bukti-bukti yang ada. Bukti yang telah didapatkan perlu di-explore kembali kedalam sejumlah skenario yang berhubungan dengan tindak pengusutan, antara lain: siapa yang telah melakukan, apa yang telah dilakukan (contoh : apa saja software yang digunakan), hasil proses apa yang dihasilkan, dan waktu melakukan).
Penelusuran bisa dilakukan pada data sebagai berikut: alamat URL yang telah dikunjungi, pesan e-mail atau kumpulan alamat e-mail yang terdaftar, program word processing atau format ekstensi yang dipakai, dokumen spreedsheat yang dipakai, format gambar yang dipakai apabila ditemukan, file-file yang dihapus maupun diformat, password, registry windows, hidden files, log event viewers, dan log application.
4. Presentasi (Presentation).
Menyajikan dan menguraikan secara detail laporan penyelidikan dengan bukti-bukti yang sudah dianalisa secara mendalam dan dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah di pengadilan. Beberapa hal penting yang perlu dicantumkan pada saat presentasi/panyajian laporan ini, antara lain:
� Tanggal dan waktu terjadinya pelanggaran
� Tanggal dan waktu pada saat investigasi
� Permasalahan yang terjadi
� Masa berlaku analisa laporan
� Penemuan bukti yang berharga (pada laporan akhir penemuan ini sangat ditekankan sebagai bukti penting proses penyidikan)
� Tehnik khusus yang digunakan, contoh: password cracker
� Bantuan pihak lain (pihak ketiga)
Laporan yang disajikan harus di cross check langsung dengan saksi yang ada, baik saksi yang terlibat langsung maupun tidak langsung.
-------------------
Nama : firman nursani
Npm : 201710225056
Tugas komputer forensik 1(kejahatan komputer)
Data Forgery / Pemalsuan Data
Merupakan kejahatan dengan memalsukan data pada dokumen-dokumen penting yang tersimpan sebagai scriptless document melalui internet. Kejahatan ini biasanya ditujukan pada dokumen-dokumen e-commerce dengan membuat seolah-olah terjadi salah ketik yang pada akhirnya akan menguntungkan pelaku.
Faktor- faktor Penyebab Kejahatan Komputer :
Beberapa faktor yang menyebabkan kejahatan komputer makin marak dilakukan antaralain adalah:
Akses internet yang tidak terbatas.
Kelalaian pengguna komputer. Hal ini merupakan salah satu penyebab utama kejahatan komputer
Mudah dilakukan dengan resiko keamanan yang kecil dan tidak diperlukan peralatan yang super modern. Walaupun kejahatan komputer mudah untuk dilakukan tetapi akan sangat sulit untuk melacaknya, sehingga ini mendorong para pelaku kejahatan untuk terus melakukan hal ini.
Para pelaku merupakan orang yang pada umumnya cerdas, mempunyai rasa ingin tahu yang besar, dan fanatik akan teknologi komputer. Pengetahuan pelaku kejahatan computer tentang cara kerja sebuah computer jauh diatas operator komputer.
Sistem keamanan jaringan yang lemah.
Kurangnya perhatian masyarakat. Masyarakat dan penegak hukum saat ini masih memberi perhatian yang sangat besar terhadap kejahatan konvesional. Pada kenyataannya para pelaku kejahatan komputer masih terus melakukan aksi kejahatannya.
Belum adanya undang-undang atau hukum yang mengatur tentang kejahatan komputer.
-------------------
Npm : 201710225110
Kelas : TIF 6BI
-1. Contoh kasus nya pencurian dokumen saat utusan presiden SBY saat berkunjung ke Korea, kunjungan tersebut berguna untuk membicarakan kerja sama jangka pendek dan jangka panjang bidang pertahanan.
2. Cara penanganan nya dengan :
- memasang pengaman sistem, melakukan pengamanan FTP, SMTP, Web server.
- memasang firewall
- menggunakan kriptografi
--------------
Nama : Mutiara Putri Ananda
NMP : 201710225044
Kelas : TIF6B1
Kejahatan komputer & Tahapan-tahapan membon forensik untuk membongkarnya
- Contoh Kasus Penyerangan terhadap jaringan internet KPU, Jaringan internet di Pusat Tabulasi Nasional Komisi Pemilihan Umum sempat down (terganggu) beberapa kali.
- Tahapan-Tahapan Menanggulanginya :
1. Kriptografi : seni menyandikan data. Data yangdikirimkan disandikan terlebih dahulu sebelum dikirim melalui internet. Dikomputer tujuan, data dikembalikan ke bentuk aslinya sehingga dapat dibaca dandimengerti oleh penerima. Hal ini dilakukan supaya pihak-pihak penyerang tidakdapat mengerti isi data yang dikirim.
2. Internet Farewell: untuk mencegah akses daripihak luar ke sistem internal. Firewall dapat bekerja dengan 2 cara, yaotumenggunakan filter dan proxy. Firewall filter menyaring komunikasi agar terjadiseperlunya saja, hanya aplikasi tertentu saja yang bisa lewat dan hanyakomputer dengan identitas tertentu saja yang bisa berhubungan. Firewall proxyberarti mengizinkan pemakai dalam untukmengakses internet seluas-luasnya, tetapi dari luar hanya dapat mengakses satukomputer tertentu saja.
3. Menutup service yang tidak digunakan.
4. Adanya sistem pemantau serangan yang digunakanuntuk mengetahui adanya tamu/seseorang yang tak diundang (intruder) atau adanyaserangan (attack).
5. Melakukan back up secara rutin
6. Adanya pemantau integritas sistem. Misalnya padasistem UNIX adalah program tripwire. Program ini dapat digunakan untuk memantauadanya perubahan pada berkas.
7. Perlu adanya cyberlaw: Cybercrime belumsepenuhnya terakomodasi dalam peraturan / Undang-undang yang ada, pentingadanya perangkat hukum khusus mengingat karakter dari cybercrime ini berbedadari kejahatan konvensional.
Perlunya Dukungan Lembaga Khusus: Lembaga inidiperlukan untuk memberikan informasi tentang cybercrime, melakukan sosialisasisecara intensif kepada masyarakat, serta melakukan riset-riset khusus dalampenanggulangan cybercrime
-------------------
Nama : M. Hafizh Ramadiansyah
Kelas : TF6B1
NPM : 201710225047
Contoh Cyber Crime :
Illegal contents; yakni memasukkan data atau informasi ke internet tentang suatu hal yang tidak benar, tidak etis, dan dapat dianggap melanggar hukum atau menggangu ketertiban umum, seperti penyebaran pornografi.
Cara memeriksa bukti digital yang ada :
melakukan pemeriksaan dan menganalisa bukti legal yang ditemui pada komputer dan media penyimpanan digital, misalnya seperti flash disk, hard disk, CD-ROM, pesan email, gambar, atau bahkan sederetan paket atau informasi yang berpindah dalam suatu jaringan komputer.
---------------------------
nama : M. andika kusuma
kelas : TIF-B1
NPM : 201710225039
-
Ada beberapa kejahatan computer yang saya ketahui, yaitu :
Illegal Access / Akses Tanpa Ijin ke Sistem Komputer
Illegal Contents / Konten Tidak Sah
Data Forgery / Pemalsuan Data
Spionase Cyber / Mata-mata
Data Theft /Mencuri Data
Misuse of devices / Menyalahgunakan Peralatan Komputer
Dan berikut beberapa tahap - tahap forensik membongkar kejahatan tersebut,
Pengumpulan data, bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai sumber daya yang dianggap penting dan bagaimana semua data dapat terhimpun dengan baik.
Pengujian, mencakup proses penilaian dan meng-ekstrak berbagai informasi yang relevan dari semua data yang dikumpulkan.
Analisis dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatansejumlah metode.
Dokumentasi dan laporan
---------------------
Nama: Bayu Putra Sadewa
Npm: 201710225111
Kelas: TIF6B1
Komputer forensik
contoh kejahatan komputer yang pernah saya dengar adalah Malware.
Malware adalah program komputer yang mencari kelemahan dari suatu software. Umumnya malware diciptakan untuk membobol atau merusak suatu software atau operating system. Malware terdiri dari berbagai macam, yaitu: virus, worm, trojan horse, adware, browser hijacker, dll. Di pasaran alat-alat komputer dan toko perangkat lunak (software) memang telah tersedia antispam dan anti virus, dan anti malware . Meski demikian, bagi yang tak waspadai selalu ada yang kena. Karena pembuat virus dan malware umumnya terus berusaha memanfaatkan kelengahan orang lain dan produktif dalam membuat program untuk mengerjai korban-korbannya.
Pencegahan :
-Berhati-hatilah membuka kiriman attachment yang dikirimkan oleh pihak yang tidak kita kenal.
-Berhati-hatilah dalam mengunjungi situs yang dicurigai menjadi sarang malware. Sarang malware memang paling banyak terdapat di situs-situs porno, terutama yang gratisan.
-Pilihlah program anti malware yang Anda anggap mumpuni. Saat ini program anti virus yang dijual telah dilengkapi dengan program anti malware. Secara umum kemampuan anti malware yang ada sudah cukup memadai, meskipun tidak semuanya mampu secara 100% menyaring seluruh malware yang beredar.
-------------------------------
Nama: Ade Naufal Rianto
Kelas : TIF-6B1
NPM : 201710225022
Dear Pak Murdan,
Contoh Kasus Kejahatan Komputer atau Cybercrime:
Probing dan port scanning
Salah satu langkah yang dilakukan cracker sebelum masuk ke server yang ditargetkan adalah melakukan pengintaian. Cara yang dilakukan adalah dengan melakukan "port scanning" atau "probing" untuk melihat servis-servis apa saja yang tersedia di server target. Sebagai contoh, hasil scanning dapat menunjukkan bahwa server target menjalankan program web server Apache, mail server Sendmail, dan seterusnya. Analogi hal ini dengan dunia nyata adalah dengan melihat-lihat apakah pintu rumah anda terkunci, merek kunci yang digunakan, jendela mana yang terbuka, apakah pagar terkunci (menggunakan firewall atau tidak) dan seterusnya. Yang bersangkutan memang belum melakukan kegiatan pencurian atau penyerangan, akan tetapi kegiatan yang dilakukan sudah mencurigakan. Apakah hal ini dapat ditolerir (dikatakan sebagai tidak bersahabat atau unfriendly saja) ataukah sudah dalam batas yang tidak dapat dibenarkan sehingga dapat dianggap sebagai kejahatan?
Berbagai program yang digunakan untuk melakukan probing atau portscanning ini dapat diperoleh secara gratis di Internet. Salah satu program yang paling populer adalah "nmap" (untuk sistem yang berbasis UNIX, Linux) dan "Superscan" (untuk sistem yang berbasis Microsoft Windows). Selain mengidentifikasi port, nmap juga bahkan dapat mengidentifikasi jenis operating system yang digunakan.
Contoh kasus yang pernah terjadi di indonesia:
Polda DI Yogyakarta menangkap lima carder dan mengamankan barang bukti bernilai puluhan juta, yang didapat dari merchant luar negeri. Begitu juga dengan yang dilakukan mahasiswa sebuah perguruan tinggi di Bandung, Buy alias Sam. Akibat perbuatannya selama setahun, beberapa pihak di Jerman dirugikan sebesar 15.000 DM (sekitar Rp 70 juta). Pelaku cybercrime mencuri nomor kartu kredit milik orang lain dan digunakan dalam transaksi perdagangan di internet. Para pelaku yang kebanyakan remaja tanggung dan mahasiswa ini, digerebek aparat kepolisian setelah beberapa kali berhasil melakukan transaksi di internet menggunakan kartu kredit orang lain. Para pelaku, rata-rata beroperasi dari warnet-warnet yang tersebar di kota Bandung. Mereka biasa bertransaksi dengan menggunakan nomor kartu kredit yang mereka peroleh dari beberapa situs.
Upaya pencegahan menurut asumsi saya sendiri:
1. Ganti password secara berkala dengan menyediakan beberapa password alternative yang kuat (menggunakan kombinasi simbol atau karakter khusus)
2. Perlu dibuat peraturan perundang-undangan dan perangkat hokum khusus yang dapat meminimalisir bahkan menghambat terjadinya kejahatan yang dikenal dengan istilah cyberlaw. Cybercrime belum sepenuhnya terakomodasi dalam peraturan / Undang-undang yang ada, penting adanya perangkat hukum khusus mengingat karakter dari cybercrime ini berbeda dari kejahatan konvensional
3. Perlunya Dukungan Lembaga Khusus: Lembaga ini diperlukan untuk memberikan informasi tentang cybercrime, melakukan sosialisasi secara intensif kepada masyarakat, serta melakukan riset-riset khusus dalam penanggulangan cybercrime
------------------------
Nama : Fikriyah Karimah
NPM : 201710225125
Kelas : TIF 6B1
Prodi : Teknik Informatika
Kasus pengungkapan Cybercrime yang terjadi bogor oleh 31 WNA Tiongkok karena diduga terlibat penipuan berupa penipuan online atau cyber fraud. Tahap forensik yang dipakai sebagai berikut :
Pengumpulan (Collection)
Anggota tim gabungan Polres Bogor Kota dan Kantor Imigrasi yang berjumlah 30 Orang mengamankan sejumlah barang bukti dianataranya, 25 unit telepon rumah, 34 unit telepon seluler, 14 unit modem aktif, 16 unit modem tidak aktif, dua unit laptop, satu unit mobil Fortuner warna hitam, satu unit sepeda motor Kawasaki Ninja, empat unit HT dan satu unit printer.
Pemeliharaan (Preservation)
Dengan melakukan pemeliharaan barang bukti dengan hati-hati agar tidak merubah data agar dapat diserahkan kepada ahli digital forensik untuk diteliti.
Analisis /memilah-milah (Filtering)
Dalam tahapan ini alat-alat bukti yang telah "diamankan" dipilah-pilah. Data-data yang ada, sebagian tidak berhubungan dengan perkara yang sedang diinvesitigasi.
Presentasi (Presentation)
Menyajikan dan menguraikan secara detail laporan penyelidikan dengan bukti-bukti yang sudah dianalisa secara mendalam dan dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah di pengadilan
--------------------
Nama : Adinda Prastika
Kelas : 6B1
Prodi : Teknik Informatika
Contoh kejahatan komputer
1. Illegal Access / Akses Tanpa Ijin ke Sistem Komputer
Dengan sengaja dan tanpa hak melakukan akses secara tidak sah terhadap seluruh atau sebagian sistem komputer, dengan maksud untuk mendapatkan data komputer atau maksud-maksud tidak baik lainnya, atau berkaitan dengan sistem komputer yang dihubungkan dengan sistem komputer lain. Hacking merupakan salah satu dari jenis kejahatan ini yang sangat sering terjadi.
2. Illegal Contents / Konten Tidak Sah
Merupakan kejahatan dengan memasukkan data atau informasi ke internet tentang sesuatu hal yang tidak benar, tidak etis, dan dapat dianggap melanggar hukum atau mengganggu ketertiban umum.
3. Data Forgery / Pemalsuan Data
Merupakan kejahatan dengan memalsukan data pada dokumen-dokumen penting yang tersimpan sebagai scriptless document melalui internet. Kejahatan ini biasanya ditujukan pada dokumen-dokumen e-commerce dengan membuat seolah-olah terjadi salah ketik yang pada akhirnya akan menguntungkan pelaku.
4. Spionase Cyber / Mata-mata.
Merupakan kejahatan yang memanfaatkan jaringan internet untuk melakukan kegiatan mata-mata terhadap pihak lain, dengan memasuki sistem jaringan komputer (computer network system) pihak sasaran. Kejahatan ini biasanya ditujukan terhadap saingan bisnis yang dokumen ataupun data-data pentingnya tersimpan dalam suatu sistem yang computerized.
5. Data Theft /Mencuri Data
Kegiatan memperoleh data komputer secara tidak sah, baik untuk digunakan sendiri ataupun untuk diberikan kepada orang lain. Identity theft merupakan salah satu dari jenis kejahatan ini yang sering diikuti dengan kejahatan penipuan (fraud). Kejahatan ini juga sering diikuti dengan kejahatan data leakage.
Tahap-tahap forensik :
1. Acquisition (Pengumpulan)
Mengumpulkan dan mendapatkan bukti-bukti yang mendukung penyelidikan. Tahapan ini merupakan tahapan yang sangat menentukan karena bukti-bukti yang didapatkan akan sangat mendukung penyelidikan untuk mengajukan seseorang ke pengadilan dan diproses sesuai hukum hingga akhirnya dijebloskan ke tahanan. Media digital yang bisa dijadikan sebagai barang bukti mencakup sebuah sistem komputer, media penyimpanan (seperti flash disk, pen drive, hard disk, atau CD-ROM), PDA, handphone, smart card, sms, e-mail, cookies, log file, dokumen atau bahkan sederetan paket yang berpindah dalam jaringan komputer.
2. Preservation (Pemeliharaan).
Memelihara dan menyiapkan bukti-bukti yang ada. Termasuk pada tahapan ini melindungi bukti-bukti dari kerusakan, perubahan dan penghilangan oleh pihak-pihak tertentu. Bukti harus benar-benar steril artinya belum mengalami proses apapun ketika diserahkan kepada ahli digital forensik untuk diteliti.
3. Analisa (Analysis)
Melakukan analisa secara mendalam terhadap bukti-bukti yang ada. Bukti yang telah didapatkan perlu di-explore kembali kedalam sejumlah skenario yang berhubungan dengan tindak pengusutan, antara lain: siapa yang telah melakukan, apa yang telah dilakukan (contoh : apa saja software yang digunakan), hasil proses apa yang dihasilkan, dan waktu melakukan).
Penelusuran bisa dilakukan pada data sebagai berikut: alamat URL yang telah dikunjungi, pesan e-mail atau kumpulan alamat e-mail yang terdaftar, program word processing atau format ekstensi yang dipakai, dokumen spreedsheat yang dipakai, format gambar yang dipakai apabila ditemukan, file-file yang dihapus maupun diformat, password, registry windows, hidden files, log event viewers, dan log application.
4. Presentasi (Presentation).
Menyajikan dan menguraikan secara detail laporan penyelidikan dengan bukti-bukti yang sudah dianalisa secara mendalam dan dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah di pengadilan. Beberapa hal penting yang perlu dicantumkan pada saat presentasi/panyajian laporan ini, antara lain:
� Tanggal dan waktu terjadinya pelanggaran
� Tanggal dan waktu pada saat investigasi
� Permasalahan yang terjadi
� Masa berlaku analisa laporan
� Penemuan bukti yang berharga (pada laporan akhir penemuan ini sangat ditekankan sebagai bukti penting proses penyidikan)
� Tehnik khusus yang digunakan, contoh: password cracker
� Bantuan pihak lain (pihak ketiga)
Laporan yang disajikan harus di cross check langsung dengan saksi yang ada, baik saksi yang terlibat langsung maupun tidak langsung.
-------------------
Nama : firman nursani
Npm : 201710225056
Tugas komputer forensik 1(kejahatan komputer)
Data Forgery / Pemalsuan Data
Merupakan kejahatan dengan memalsukan data pada dokumen-dokumen penting yang tersimpan sebagai scriptless document melalui internet. Kejahatan ini biasanya ditujukan pada dokumen-dokumen e-commerce dengan membuat seolah-olah terjadi salah ketik yang pada akhirnya akan menguntungkan pelaku.
Faktor- faktor Penyebab Kejahatan Komputer :
Beberapa faktor yang menyebabkan kejahatan komputer makin marak dilakukan antaralain adalah:
Akses internet yang tidak terbatas.
Kelalaian pengguna komputer. Hal ini merupakan salah satu penyebab utama kejahatan komputer
Mudah dilakukan dengan resiko keamanan yang kecil dan tidak diperlukan peralatan yang super modern. Walaupun kejahatan komputer mudah untuk dilakukan tetapi akan sangat sulit untuk melacaknya, sehingga ini mendorong para pelaku kejahatan untuk terus melakukan hal ini.
Para pelaku merupakan orang yang pada umumnya cerdas, mempunyai rasa ingin tahu yang besar, dan fanatik akan teknologi komputer. Pengetahuan pelaku kejahatan computer tentang cara kerja sebuah computer jauh diatas operator komputer.
Sistem keamanan jaringan yang lemah.
Kurangnya perhatian masyarakat. Masyarakat dan penegak hukum saat ini masih memberi perhatian yang sangat besar terhadap kejahatan konvesional. Pada kenyataannya para pelaku kejahatan komputer masih terus melakukan aksi kejahatannya.
Belum adanya undang-undang atau hukum yang mengatur tentang kejahatan komputer.
-------------------
Corina Neina
Berikut jawaban dari tugas 1 Komputer Forensik,
1. Phising adalah kejahatan yang dilakukan untuk mencuri informasi pribadi maupun informasi sensitif lainnya seperti Username dan Password dengan mengarahkan pengguna ke website palsu yang seolah mirip asli.
Langkah-langkah forensiknya adalah:
1. Cermati alamat Url situs tujuan
2. Pastikan alamat tersebut resmi
Contoh : alamat facebook.meretas.com sangat berbeda meretas.facebook.com meskipun terlihat sama tapi sangat berbeda domain nya..
----------------------
Aswan Mulyady Harahap
201610225023
Phising
Cara kerja web phising sejatinya cukup sederhana, yakni pelaku biasanya membidik target website yang bonafit dan populer dikalangan pengguna. Misalnya seperti facebook.com, twitter.com, instagram.com, gmail.com, atau situs-situs pembayaran semacam paypal, gopay, hingga LinkAja yang kini sedang naik daun.
Setelah menemukan target yang ingin dibidik, pembuat web phising biasanya segera merancang website palsu dengan tampilan dan nama domain semirip mungkin dari website aslinya. Beberapa contoh web phising yang pernah kami temui di antaranya adalah fatebook.com (duplikat facebook.com), kikbca.com (duplikat klikbca.com), serta twlitter.com (duplikat dari Twitter.com, perhatikan huruf "i" diganti dengan huruf "L").
Dengan berbekal nama domain dan tampilan yang mirip, web phising akan bekerja mengumpulkan user untuk login menggunakan informasi asli. Kemudian data-data yang dimasukkan tersebut secara otomatis akan tersimpan di database untuk digunakan login ke website asli oleh pelaku penyebar web phising.
Akun sosial media yang terkena phising biasanya memiliki tanda-tanda sering memposting link berisi hal-hal aneh, status tidak biasa, atau bisa juga digunakan untuk melakukan modus penipuan terencana.
Ciri ciri web phising
Ada beberapa ciri web phising yang bisa Anda pelajari. Pertama, yakni bisa dilihat dari ekstensi dan nama domain. Perlu diketahui, domain merupakan alamat unik yang hanya bisa didaftarkan satu kali di seluruh dunia. Jadi, tidak akan ada nama domain yang sama di dunia ini. Perhatikan juga ekstensi domain yang digunakan, situs populer biasanya menggunakan ekstensi TLD (Top Level Domain) .com atau .id jika di dalam negeri.
Ciri kedua, Anda bisa memperhatikan pada bagian copywriting di halaman login. Website phising biasanya akan menggunakan kata-kata yang sifatnya terlalu berlebihan dan cenderung ke arah memaksa. Dalam beberapa kasus Anda juga bakal menemukan kata-kata yang bisa membangkitkan emosi sehingga bakal mendorong Anda untuk segera mengisi informasi yang dibutuhkan.
Tips menghindari web phising
1. Selalu Cek Domain Website Bersangkutan. Kalau perlu buat bookmark di browser untuk website penting yang membutuhkan informasi login
2. Jangan Mengklik Link Dari Email Mencurigakan
3. Memeriksa Akun Secara Rutin
4. Rajin Mengganti Password
5. Menginstal Patch Keamanan di Komputer/Laptop
-------------------
egii kurnia <egiikurnia@gmail.com>
-Contoh kejahatan komputer yang pernah saya dengar adalah penyalahgunaan kartu kredit ( carding )
-tahapan untuk membongkar kejahatan tersebut :
1. kita melacak pemakaian terakhir dari kartu kredit tersebut
2. Melacak alamat atau domain yg digunakan pelaku jika melakukan transaksi secara online
3. Kita harus menembus atau mengambil alih url tersebut untuk mengetahui adminnya siapa dan dimana
----------------------
Berikut jawaban dari tugas 1 Komputer Forensik,
1. Phising adalah kejahatan yang dilakukan untuk mencuri informasi pribadi maupun informasi sensitif lainnya seperti Username dan Password dengan mengarahkan pengguna ke website palsu yang seolah mirip asli.
Langkah-langkah forensiknya adalah:
1. Cermati alamat Url situs tujuan
2. Pastikan alamat tersebut resmi
Contoh : alamat facebook.meretas.com sangat berbeda meretas.facebook.com meskipun terlihat sama tapi sangat berbeda domain nya..
----------------------
Aswan Mulyady Harahap
201610225023
Phising
Cara kerja web phising sejatinya cukup sederhana, yakni pelaku biasanya membidik target website yang bonafit dan populer dikalangan pengguna. Misalnya seperti facebook.com, twitter.com, instagram.com, gmail.com, atau situs-situs pembayaran semacam paypal, gopay, hingga LinkAja yang kini sedang naik daun.
Setelah menemukan target yang ingin dibidik, pembuat web phising biasanya segera merancang website palsu dengan tampilan dan nama domain semirip mungkin dari website aslinya. Beberapa contoh web phising yang pernah kami temui di antaranya adalah fatebook.com (duplikat facebook.com), kikbca.com (duplikat klikbca.com), serta twlitter.com (duplikat dari Twitter.com, perhatikan huruf "i" diganti dengan huruf "L").
Dengan berbekal nama domain dan tampilan yang mirip, web phising akan bekerja mengumpulkan user untuk login menggunakan informasi asli. Kemudian data-data yang dimasukkan tersebut secara otomatis akan tersimpan di database untuk digunakan login ke website asli oleh pelaku penyebar web phising.
Akun sosial media yang terkena phising biasanya memiliki tanda-tanda sering memposting link berisi hal-hal aneh, status tidak biasa, atau bisa juga digunakan untuk melakukan modus penipuan terencana.
Ciri ciri web phising
Ada beberapa ciri web phising yang bisa Anda pelajari. Pertama, yakni bisa dilihat dari ekstensi dan nama domain. Perlu diketahui, domain merupakan alamat unik yang hanya bisa didaftarkan satu kali di seluruh dunia. Jadi, tidak akan ada nama domain yang sama di dunia ini. Perhatikan juga ekstensi domain yang digunakan, situs populer biasanya menggunakan ekstensi TLD (Top Level Domain) .com atau .id jika di dalam negeri.
Ciri kedua, Anda bisa memperhatikan pada bagian copywriting di halaman login. Website phising biasanya akan menggunakan kata-kata yang sifatnya terlalu berlebihan dan cenderung ke arah memaksa. Dalam beberapa kasus Anda juga bakal menemukan kata-kata yang bisa membangkitkan emosi sehingga bakal mendorong Anda untuk segera mengisi informasi yang dibutuhkan.
Tips menghindari web phising
1. Selalu Cek Domain Website Bersangkutan. Kalau perlu buat bookmark di browser untuk website penting yang membutuhkan informasi login
2. Jangan Mengklik Link Dari Email Mencurigakan
3. Memeriksa Akun Secara Rutin
4. Rajin Mengganti Password
5. Menginstal Patch Keamanan di Komputer/Laptop
-------------------
egii kurnia <egiikurnia@gmail.com>
-Contoh kejahatan komputer yang pernah saya dengar adalah penyalahgunaan kartu kredit ( carding )
-tahapan untuk membongkar kejahatan tersebut :
1. kita melacak pemakaian terakhir dari kartu kredit tersebut
2. Melacak alamat atau domain yg digunakan pelaku jika melakukan transaksi secara online
3. Kita harus menembus atau mengambil alih url tersebut untuk mengetahui adminnya siapa dan dimana
----------------------
***
