WA: 0812 8595 8481
⋮
View : 865 kali.
Materi Kuliah Filsafat Dan Pengetahuan Modern
01.01 Filsafat Buat Apa?
# arti filsafat, mahasiswa mampu memikirkan suatu masalah secara mendalam dan kritis, Membiasakan diri untuk berpikir secara logis rasional dalam Opini & argumentasi yang diutarakannya, ketahuilah apa y
Secara umum filsafat memiliki pengertian mencari kebenaran atau hakikat. Cara pandang filsafat dapat terbagi menjadi dua, yakni sebagai kegiatan dan analisis konseptual.
"Seseorang yang memang tertarik untuk memperdalam ilmu filsafat harus dapat menerima perbedaan, karena, akan ada banyak argumen yang ditemukan. Dengan adanya filsafat, akan menghadirkan berbagai macam pertanyaan, bahkan terkadang pertanyaan tersebut di luar batas daya pikir seseorang.
Dirinya menjelaskan, proses dalam filsafat bergantung pada tujuannya. Ada yang mengatakan bahwa intelektual dan spiritual harus berjalan secara beriringan, lain hal lagi jika filsafat merupakan alam yang bebas. Tujuan tersebut akan memengaruhi pola pikirnya dan dibutuhkan sekali penalaran secara rasional atau berpikir secara mengakar.
Kegunaan filsafat di lingkup mahasiswa antara lain untuk mampu memikirkan suatu masalah secara mendalam dan kritis, dapat membentuk argumen dalam bentuk lisan maupun tulisan secara sistematis dan kritis, serta mengkomunikasikan ide secara efektif. Seseorang yang mendalami filsafat dengan baik dan benar, tentu dapat menyesuaikan diri dengan keadaan yang ada.
Filsafat Buat Apa?
Kegunaan filsafat di lingkup mahasiswa antara lain untuk mampu memikirkan suatu masalah secara mendalam dan kritis, dapat membentuk argumen dalam bentuk lisan maupun tulisan secara sistematis dan kritis, serta mengkomunikasikan ide secara efektif.
Belajar filsafat ilmu bagi seorang mahasiswa sangatlah penting, karena beberapa manfaat yang dapat dirasakan-Nya, yaitu antara lain :
a. Dengan mempelajari filsafat ilmu diharapkan mahasiswa semakin kritis dalam sikap ilmiahnya. Mahasiswa sebagai insan kampus diharapkan dapat berpikir kritis terhadap berbagai macam teori yang dipelajarinya baik di ruang kuliah maupun dari sumber-sumber lain seperti di lingkungan organisasi-organisasi yang ada di dalam kampus ataupun luar kampus.
b. Mempelajari filsafat ilmu dapat menghadirkan berbagai macam kegunaan bagi para mahasiswa sebagai calon ilmuwan untuk mendalami metode ilmiah dan untuk melakukan berbagai penelitian ilmiah. Dengan mempelajari filsafat ilmu diharapkan mereka para mahasiswa memiliki pemahaman yang utuh mengenai ilmu dan mampu menggunakan pengetahuan tersebut sebagai landasan atau acuan dalam proses pembelajaran dan penelitian ilmiah.
c. Mempelajari filsafat ilmu itu memiliki manfaat yang sangat banyak. Setelah mahasiswa lulus dan bekerja, mereka pasti akan berhadapan dengan berbagai masalah dalam pekerjaannya. Untuk memecahkan masalah pasti memerlukan kemampuan untuk berpikir kritis dalam menganalisis berbagai hal yang berhubungan dengan masalah yang dihadapi. Dalam hal inilah pengalaman mempelajari filsafat ilmu itu diterapkan.
d. Membiasakan diri untuk berpikir secara logis rasional dalam Opini & argumentasi yang diutarakannya.
e. Mengembangkan semangat toleransi dalam setiap perbedaan pandangan (pluralitas). Karena para ahli filsafat tidak pernah mempunyai satu pendapat, baik dalam isi, perumusan permasalahan maupun penyusunan jawaban-jawabannya.
1. Ada orang yang tahu di tahunya
2. Ada orang yang tahu di tidak tahunya
3. Ada orang yang tidak tahu di tahunya
4. Ada orang yang tidak tahu di tidak tahunya
5. Untuk mendapatkan pengetahuan yang benar, maka ketahuilah apa yang kau tahu dan ketahui pulalah apa yang kau tidak tahu.
Tulisan ini di kutip dari buku yang judul "Filsafat Ilmu dan Metodologi Penelitian" yang ditulis oleh Prof.Dr.Ir.Soetriono, MP dan Dr.Ir. SDRm Rita Hanafie, MP
01.01 Filsafat Buat Apa?
# arti filsafat, mahasiswa mampu memikirkan suatu masalah secara mendalam dan kritis, Membiasakan diri untuk berpikir secara logis rasional dalam Opini & argumentasi yang diutarakannya, ketahuilah apa y
Filsafat secara bahasa berasal dari kata Philia yang berarti persahabatan atau cinta dan Sophia berarti kebijaksanaan atau kearifan.
Sedangkan, secara harfiah filsafat berarti "pecinta kebijaksanaan." Jika ditinjau secara historis, filsafat mencakup inti dari segala pengetahuan. Sejak abad ke-20, filsuf professional berkontribusi pada masyarakat terutama sebagai professor, peneliti, dan penulis. Pada era modern kini, bagian dari filsafat telah menjadi disiplin akademik yang terpisah, beberapa diantaranya psikologi, sosiologi, linguistik, dan ekonomi. ...
Secara umum filsafat memiliki pengertian mencari kebenaran atau hakikat. Cara pandang filsafat dapat terbagi menjadi dua, yakni sebagai kegiatan dan analisis konseptual.
"Seseorang yang memang tertarik untuk memperdalam ilmu filsafat harus dapat menerima perbedaan, karena, akan ada banyak argumen yang ditemukan. Dengan adanya filsafat, akan menghadirkan berbagai macam pertanyaan, bahkan terkadang pertanyaan tersebut di luar batas daya pikir seseorang.
Dirinya menjelaskan, proses dalam filsafat bergantung pada tujuannya. Ada yang mengatakan bahwa intelektual dan spiritual harus berjalan secara beriringan, lain hal lagi jika filsafat merupakan alam yang bebas. Tujuan tersebut akan memengaruhi pola pikirnya dan dibutuhkan sekali penalaran secara rasional atau berpikir secara mengakar.
Kegunaan filsafat di lingkup mahasiswa antara lain untuk mampu memikirkan suatu masalah secara mendalam dan kritis, dapat membentuk argumen dalam bentuk lisan maupun tulisan secara sistematis dan kritis, serta mengkomunikasikan ide secara efektif. Seseorang yang mendalami filsafat dengan baik dan benar, tentu dapat menyesuaikan diri dengan keadaan yang ada.
Filsafat Buat Apa?
Kegunaan filsafat di lingkup mahasiswa antara lain untuk mampu memikirkan suatu masalah secara mendalam dan kritis, dapat membentuk argumen dalam bentuk lisan maupun tulisan secara sistematis dan kritis, serta mengkomunikasikan ide secara efektif.
Belajar filsafat ilmu bagi seorang mahasiswa sangatlah penting, karena beberapa manfaat yang dapat dirasakan-Nya, yaitu antara lain :
a. Dengan mempelajari filsafat ilmu diharapkan mahasiswa semakin kritis dalam sikap ilmiahnya. Mahasiswa sebagai insan kampus diharapkan dapat berpikir kritis terhadap berbagai macam teori yang dipelajarinya baik di ruang kuliah maupun dari sumber-sumber lain seperti di lingkungan organisasi-organisasi yang ada di dalam kampus ataupun luar kampus.
b. Mempelajari filsafat ilmu dapat menghadirkan berbagai macam kegunaan bagi para mahasiswa sebagai calon ilmuwan untuk mendalami metode ilmiah dan untuk melakukan berbagai penelitian ilmiah. Dengan mempelajari filsafat ilmu diharapkan mereka para mahasiswa memiliki pemahaman yang utuh mengenai ilmu dan mampu menggunakan pengetahuan tersebut sebagai landasan atau acuan dalam proses pembelajaran dan penelitian ilmiah.
c. Mempelajari filsafat ilmu itu memiliki manfaat yang sangat banyak. Setelah mahasiswa lulus dan bekerja, mereka pasti akan berhadapan dengan berbagai masalah dalam pekerjaannya. Untuk memecahkan masalah pasti memerlukan kemampuan untuk berpikir kritis dalam menganalisis berbagai hal yang berhubungan dengan masalah yang dihadapi. Dalam hal inilah pengalaman mempelajari filsafat ilmu itu diterapkan.
d. Membiasakan diri untuk berpikir secara logis rasional dalam Opini & argumentasi yang diutarakannya.
e. Mengembangkan semangat toleransi dalam setiap perbedaan pandangan (pluralitas). Karena para ahli filsafat tidak pernah mempunyai satu pendapat, baik dalam isi, perumusan permasalahan maupun penyusunan jawaban-jawabannya.
f. Mengajarkan kita bagaimana caranya berpikir dengan cermat dan tidak kenal lelah.
Aristoteles :
Filsafat adalah ilmu pengetahuan yang meliputi kebenaran, yang di dalamnya terkandung ilmu-ilmu metafisika, logika, retorika, etika, ekonomi, politik, dan estetika (filsafat menyelidiki sebab dan asas segala benda).
Ali bin abi Thalib :
Ali bin abi Thalib :
Ilmu lebih utama dari harta karena ilmu itu menjaga kamu, kalau harta kamulah yang menjaganya.
Al-Ghazali :
Bencana akibat kebodohan adalah sebesar-besar musibah seorang manusia.
Albert Einsten :
Ilmu pengetahuan tanpa agama lumpuh, agama tanpa ilmu pengetahuan buta.
dan dari saya sendiri : Hidup adalah belajar dan belajar adalah untuk hidup.
dan dari saya sendiri : Hidup adalah belajar dan belajar adalah untuk hidup.
Augustinus dan Descartes memulai berfilsafat dari keraguan atau kesangsian Manusia heran, tetapi kemudian ragu-ragu, apakah ia tidak ditipu oleh pancaindranya yang sedang heran? Rasa heran dan meragukan ini mendorong manusia untuk berpikir lebih mendalam, menyeluruh dan kritis untuk memperoleh kepastian dan kebenaran yang hakiki.
Berpikir secara mendalam, menyeluruh, dan kritis inilah yang kemudian disebut berfilsafat.
Berdasarkan pengetahuannya, terdapat beberapa jenis manusia dalam kehidupan ini, sebagaimana dipantunkan seorang filsuf:1. Ada orang yang tahu di tahunya
2. Ada orang yang tahu di tidak tahunya
3. Ada orang yang tidak tahu di tahunya
4. Ada orang yang tidak tahu di tidak tahunya
5. Untuk mendapatkan pengetahuan yang benar, maka ketahuilah apa yang kau tahu dan ketahui pulalah apa yang kau tidak tahu.
Tulisan ini di kutip dari buku yang judul "Filsafat Ilmu dan Metodologi Penelitian" yang ditulis oleh Prof.Dr.Ir.Soetriono, MP dan Dr.Ir. SDRm Rita Hanafie, MP
Materi Kuliah:
