View : 86 kali.
Home >
Tanya Jawab
01.26 Apa yang dimaksud dengan NET PROFIT MARGIN?
Net profit margin merupakan salah satu rasio keuangan yang berguna untuk mengukur tingkat keuntungan yang diperoleh perusahaan. Nilai net profit margin yang tinggi menunjukkan bahwa perusahaan mampu menghasilkan keuntungan yang tinggi dari setiap penjualan, sementara nilai net profit margin yang rendah menunjukkan bahwa perusahaan kurang mampu menghasilkan keuntungan dari setiap penjualan.
Nilai net profit margin yang dianggap ideal bervariasi tergantung pada industri dan kondisi keuangan perusahaan. Namun, umumnya nilai net profit margin yang dianggap ideal adalah di atas 5%. Nilai net profit margin di bawah 5% menunjukkan bahwa perusahaan kurang mampu menghasilkan keuntungan dari setiap penjualan, dan dapat menjadi tanda bahwa perusahaan memiliki masalah likuiditas atau rentabilitas.
01.26 Apa yang dimaksud dengan NET PROFIT MARGIN?
Net profit margin adalah rasio keuangan yang menunjukkan seberapa besar persentase keuntungan bersih yang diperoleh perusahaan dari setiap penjualan. Net profit margin dihitung dengan membagi keuntungan bersih perusahaan dengan total penjualan perusahaan, dan mengalikan hasilnya dengan 100%. Keuntungan bersih merupakan selisih antara total penjualan perusahaan dengan total biaya perusahaan, sedangkan total penjualan merupakan jumlah uang yang diperoleh perusahaan dari penjualan barang atau jasa.
Net profit margin merupakan salah satu rasio keuangan yang berguna untuk mengukur tingkat keuntungan yang diperoleh perusahaan. Nilai net profit margin yang tinggi menunjukkan bahwa perusahaan mampu menghasilkan keuntungan yang tinggi dari setiap penjualan, sementara nilai net profit margin yang rendah menunjukkan bahwa perusahaan kurang mampu menghasilkan keuntungan dari setiap penjualan.
Nilai net profit margin yang dianggap ideal bervariasi tergantung pada industri dan kondisi keuangan perusahaan. Namun, umumnya nilai net profit margin yang dianggap ideal adalah di atas 5%. Nilai net profit margin di bawah 5% menunjukkan bahwa perusahaan kurang mampu menghasilkan keuntungan dari setiap penjualan, dan dapat menjadi tanda bahwa perusahaan memiliki masalah likuiditas atau rentabilitas.
NEXT:
01.27 Analisis PENGEMBANGAN KARIER
PREV:
