WA: 0812 8595 8481
⋮
View : 455 kali.
Home >
Week Materi Kuliah Bisnis Digital Pokok Bahasan Bisnis Digital
___04 Week 4 - E-Commerce & Marketplace
1. Pendahuluan: Apa itu E-Commerce dan Marketplace?
Marketplace
Marketplace adalah platform pihak ketiga yang menyediakan tempat bagi penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi. Contoh: Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Lazada.
2. Perbedaan E-Commerce vs Marketplace
Aspek E-Commerce Marketplace
a. B2C (Business to Customer)
Perusahaan langsung menjual ke konsumen akhir.
Contoh: Zalora, Blibli
b. B2B (Business to Business)
Penjualan antar pelaku bisnis.
Contoh: Ralali, Indotrading
c. C2C (Customer to Customer)
Individu menjual ke individu lainnya.
Contoh: OLX, Facebook Marketplace
d. C2B (Customer to Business)
Individu menawarkan produk/jasa ke perusahaan.
Contoh: Freelancer yang menawarkan jasa ke perusahaan
4. Komponen Penting E-Commerce
Website atau Aplikasi
Keranjang Belanja (Shopping Cart)
Gateway Pembayaran (Payment Gateway)
Contoh: Midtrans, Xendit
Sistem Manajemen Produk dan Stok
Layanan Pelanggan (Customer Service / Chatbot)
Logistik & Pengiriman
5. Model Bisnis Marketplace
Marketplace dapat dibagi ke dalam 3 model:
6. Kelebihan & Kekurangan
Untuk E-Commerce:
Untuk Marketplace:
8. Contoh Kasus Singkat
Kasus: Brand Lokal "Erigo"
Awalnya jualan di marketplace (Shopee, Tokopedia)
Setelah punya nama dan pelanggan tetap → buat website sendiri (erigostore.co.id)
Strategi: kolaborasi dengan selebgram, ikut event internasional, dan perkuat branding
9. Tugas Individu (Deadline minggu depan)
Judul: Analisis Strategi E-Commerce dan Marketplace pada Bisnis Pilihan Anda
Instruksi:
Pilih 1 brand yang Anda sukai (lokal atau global).
Jelaskan apakah brand itu memakai e-commerce, marketplace, atau keduanya.
Analisis kelebihan dan tantangan brand tersebut dalam berjualan online.
Buat saran strategis untuk meningkatkan penjualan digitalnya.
Format: 2-3 halaman, font 12, spasi 1.5, PDF
10. Kesimpulan
E-Commerce dan Marketplace adalah dua jalur penting dalam bisnis digital.
E-Commerce memberi kontrol penuh, tapi butuh promosi besar.
Marketplace mudah diakses, tapi kompetisinya tinggi.
Banyak brand sukses memulai dari marketplace → lalu membangun e-commerce sendiri.
Kunci sukses: paham konsumen, visual menarik, pelayanan cepat, dan adaptasi teknologi.
___04 Week 4 - E-Commerce & Marketplace
Tujuan Pembelajaran:
Mahasiswa memahami konsep, jenis, dan strategi dalam e-commerce dan marketplace serta mampu membedakan keduanya dan menganalisis penerapannya dalam bisnis digital.
Mahasiswa memahami konsep, jenis, dan strategi dalam e-commerce dan marketplace serta mampu membedakan keduanya dan menganalisis penerapannya dalam bisnis digital.
1. Pendahuluan: Apa itu E-Commerce dan Marketplace?
E-Commerce
E-Commerce (Electronic Commerce) adalah aktivitas jual beli barang/jasa melalui media elektronik, terutama internet. Contoh: website toko online milik sendiri seperti berrybenka.com atau jakartanotebook.com.
E-Commerce (Electronic Commerce) adalah aktivitas jual beli barang/jasa melalui media elektronik, terutama internet. Contoh: website toko online milik sendiri seperti berrybenka.com atau jakartanotebook.com.
Marketplace
Marketplace adalah platform pihak ketiga yang menyediakan tempat bagi penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi. Contoh: Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Lazada.
2. Perbedaan E-Commerce vs Marketplace
Aspek E-Commerce Marketplace
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kepemilikan Toko Toko milik brand sendiri Banyak penjual dalam satu platform
Biaya Operasional Lebih tinggi Cenderung lebih rendah di awal
Kontrol Penuh Ya, pada desain, data, dll Tidak penuh (tergantung platform)
Jangkauan Pasar Terbatas (butuh promosi sendiri) Luas (karena traffic platform besar)
Contoh IKEA Indonesia, Erigo Store Tokopedia, Shopee, Bukalapak
Biaya Operasional Lebih tinggi Cenderung lebih rendah di awal
Kontrol Penuh Ya, pada desain, data, dll Tidak penuh (tergantung platform)
Jangkauan Pasar Terbatas (butuh promosi sendiri) Luas (karena traffic platform besar)
Contoh IKEA Indonesia, Erigo Store Tokopedia, Shopee, Bukalapak
3. Jenis-Jenis E-Commerce
a. B2C (Business to Customer)
Perusahaan langsung menjual ke konsumen akhir.
Contoh: Zalora, Blibli
b. B2B (Business to Business)
Penjualan antar pelaku bisnis.
Contoh: Ralali, Indotrading
c. C2C (Customer to Customer)
Individu menjual ke individu lainnya.
Contoh: OLX, Facebook Marketplace
d. C2B (Customer to Business)
Individu menawarkan produk/jasa ke perusahaan.
Contoh: Freelancer yang menawarkan jasa ke perusahaan
4. Komponen Penting E-Commerce
Website atau Aplikasi
Keranjang Belanja (Shopping Cart)
Gateway Pembayaran (Payment Gateway)
Contoh: Midtrans, Xendit
Sistem Manajemen Produk dan Stok
Layanan Pelanggan (Customer Service / Chatbot)
Logistik & Pengiriman
5. Model Bisnis Marketplace
Marketplace dapat dibagi ke dalam 3 model:
Model Penjelasan Contoh
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Pure Marketplace Platform hanya sebagai perantara Tokopedia, Shopee
Pure Marketplace Platform hanya sebagai perantara Tokopedia, Shopee
tanpa menyimpan barang
Retail + Marketplace Platform menjual produk sendiri dan dari pihak lain Blibli, JD.ID
Vertical Marketplace Fokus pada 1 jenis produk atau kategori Zalora (fashion),
Retail + Marketplace Platform menjual produk sendiri dan dari pihak lain Blibli, JD.ID
Vertical Marketplace Fokus pada 1 jenis produk atau kategori Zalora (fashion),
Traveloka (travel)
6. Kelebihan & Kekurangan
Kelebihan E-Commerce
- Kontrol penuh atas branding
- Hubungan langsung dengan konsumen
- Data pelanggan lebih terstruktur
- Butuh biaya besar untuk promosi
- Harus membangun reputasi dari nol
Kelebihan Marketplace
Kekurangan Marketplace
7. Strategi Sukses di E-Commerce & Marketplace
- Mudah & cepat untuk mulai berjualan
- Sudah punya trafik pengunjung
- Banyak fitur siap pakai
Kekurangan Marketplace
- Persaingan harga sangat ketat
- Tidak bisa kontrol penuh tampilan & data
- Komisi atau biaya layanan
7. Strategi Sukses di E-Commerce & Marketplace
Untuk E-Commerce:
- Desain website menarik dan mobile-friendly
- Optimasi SEO dan digital marketing
- Layanan pelanggan cepat dan responsif
- Integrasi dengan logistik dan pembayaran
Untuk Marketplace:
- Riset kata kunci & optimasi judul produk
- Gunakan foto produk berkualitas
- Tanggapi review pelanggan
- Ikut kampanye promo dari marketplace
8. Contoh Kasus Singkat
Kasus: Brand Lokal "Erigo"
Awalnya jualan di marketplace (Shopee, Tokopedia)
Setelah punya nama dan pelanggan tetap → buat website sendiri (erigostore.co.id)
Strategi: kolaborasi dengan selebgram, ikut event internasional, dan perkuat branding
9. Tugas Individu (Deadline minggu depan)
Judul: Analisis Strategi E-Commerce dan Marketplace pada Bisnis Pilihan Anda
Instruksi:
Pilih 1 brand yang Anda sukai (lokal atau global).
Jelaskan apakah brand itu memakai e-commerce, marketplace, atau keduanya.
Analisis kelebihan dan tantangan brand tersebut dalam berjualan online.
Buat saran strategis untuk meningkatkan penjualan digitalnya.
Format: 2-3 halaman, font 12, spasi 1.5, PDF
Kirim ke Email Dosen
10. Kesimpulan
E-Commerce dan Marketplace adalah dua jalur penting dalam bisnis digital.
E-Commerce memberi kontrol penuh, tapi butuh promosi besar.
Marketplace mudah diakses, tapi kompetisinya tinggi.
Banyak brand sukses memulai dari marketplace → lalu membangun e-commerce sendiri.
Kunci sukses: paham konsumen, visual menarik, pelayanan cepat, dan adaptasi teknologi.
Materi Kuliah:
