View : 84 kali.
Kategori: Politik & Pemerintahan
Selasa, 21 Januari 2025
Donald Trump's Gulf of America Plan. Hillary Clinton Laughs
On January 20, 2025, President Donald Trump announced plans to rename the Gulf of Mexico to the "Gulf of America" and revert Alaska"s Mount Denali to its former name, Mount McKinley. These changes are part of a series of executive orders aimed at reinforcing national identity and honoring American heritage.
During his inaugural address, President Trump emphasized the significance of these name changes, stating, "We’re going to be changing the name of the Gulf of Mexico to the Gulf of America. What a beautiful name. And it’s appropriate."
The executive orders direct the Secretary of the Interior to implement these changes within 30 days and update federal communication systems accordingly. Notably, Florida Governor Ron DeSantis has already utilized the new name, "Gulf of America," in an emergency declaration for a winter storm.
While these changes will be recognized within the United States, international adoption of the new names is not mandatory. The U.S. Board on Geographic Names, which standardizes geographic names within the U.S., will oversee the implementation.
The renaming of Mount Denali back to Mount McKinley has also sparked discussions. Alaska"s senators have expressed opposition to this change, highlighting the complex nature of altering established geographic names.
These actions reflect President Trump"s broader agenda to promote national pride and assert American sovereignty. The renaming initiatives are expected to be part of a series of policy changes in the early days of his administration.



Dalam pidato pelantikannya, Presiden Trump menekankan pentingnya perubahan nama ini dengan mengatakan, "Kami akan mengganti nama Teluk Meksiko menjadi Teluk Amerika. Nama yang sangat indah. Dan itu sangat tepat."
Perintah eksekutif tersebut mengarahkan Menteri Dalam Negeri untuk melaksanakan perubahan ini dalam 30 hari dan memperbarui sistem komunikasi federal sesuai dengan itu. Menariknya, Gubernur Florida Ron DeSantis telah mulai menggunakan nama baru, "Teluk Amerika," dalam deklarasi darurat terkait badai salju.
Meskipun perubahan ini akan diakui di dalam Amerika Serikat, penerapan nama baru ini di tingkat internasional tidak diwajibkan. Dewan Nama Geografis AS, yang mengatur standar nama geografis di dalam negeri, akan mengawasi pelaksanaan perubahan ini.
Perubahan nama Gunung Denali kembali ke Gunung McKinley juga memicu perbincangan. Senator Alaska menyatakan keberatan terhadap perubahan ini, menyoroti kompleksitas dalam mengubah nama geografis yang sudah mapan.
Langkah-langkah ini mencerminkan agenda Presiden Trump yang lebih luas untuk mempromosikan kebanggaan nasional dan menegaskan kedaulatan Amerika. Inisiatif perubahan nama ini diperkirakan akan menjadi bagian dari serangkaian perubahan kebijakan di awal masa pemerintahannya.
Materi Kuliah:
