WA: 0812 8595 8481
⋮
View : 705 kali.
Materi Kuliah Komputer Forensik
02.06 Foto Forensic: Mengetahui Foto Palsu atau Bukan
#
02.06 Foto Forensic: Mengetahui Foto Palsu atau Bukan
#
Bagaimana mengetahui sebuah foto yang diunggah oleh teman itu palsu atau bukan ?
1. TinEye (www.tineye.com) tool ini adalah merupakan reverse image search, fungsi utamanya adalah melakukan pencarian image secara terbalik mencari sumber yang memposting image yang dicurigai. Pola kerjanya ialah dengan mengupload file image kedalam tineye kemudian lakukan search. Nanti hasilnya adalah list dari situs situs yang memposting image tersebut dengan beberapa pengaturan urutan.
Tool lain yang memiliki fungsi sama sebagai reverse image search adalah Google Reverse image Search.
Upload gambar yang akan di cek, dan lihat hasilnya..
Dalam percobaan diatas, saya download sebuah image dengan tag "Allepo , Suriah, Bomb" lalu image yang saya upload untuk melakukan proses "image reverse research " dan hasilnya image tersebut muncul pertama kali tahun 2016 bulan November, dengan situs pertama yang memuatnya adalah nytimes.com, maka bisa saya simpulkan bahwa image tersebut memang foto asli (bukan rekayasa). Karena november 2016 memang masih terjadi perang di Aleppo, Suriah.
2. Error Level Analysis (ELA) dengan foto forensics (fotoforensics.com), dengan tool ini bila ada image tersebut sudah diubah, ditambahi, direkayasa akan keliatan jejaknya, karena warna dan coraknya pasti keliatan. Di bawah ini contoh image yang direkayasa:
Bisa dilihat bahwa di gambar diatas ada kerucut dari tumpukan lingkaran si sebuah jalan yang penuh dengan mobil, ternyata setelah di masukkan ke dalam foto forensic untuk di cek ELA nya dibagian bawah corak dan warnanya gambar berbeda dengan corak disekitarnya, ini menunjukkan bahwa gambar tersebut sudah di ditambahi (rekayasa). Bandingkan dengan hasil dibawah ini:
3. Google Earth Historical Image, dengan menggunakan Google Earth kita bisa menemukan apakah foto yang di unggah adalah benar benar terjadi, ataukah foto yang diberi judul untuk tujuan mengecoh (palsu), kita bisa pula melakukan pengecekan ke tahun tertentu apakah memang terjadi hal yg dimaksud (misalnya gedung kena bom, rusak).
4. Wolfram Alpha, Cross reference lokasi foto, waktu dan tanggal serta cuaca . Teknik ini gunakan dengan membandingkan lokasi foto, disandingkan dengan parameter lain yaitu waktu, tanggal dan cuaca. Sebenarnya situs wolfram alpha bukanlah search engine tetapi "computational knowledge engine " dimana engine ini melakukan / memberikan jawaban berdasarkan algoritma tertentu berkaitan dengan suatu pertanyaan yang di berikan.
Memang tools ini hanya sebagian yang bisa digunakan untuk sarana ricek kembali, masih perlu yang namanya pengetahuan sejarah, perbandingan antara berita dan gambar yang ditampilkan, pemahaman dan informasi lain untuk melengkapi kesimpulan yang akan diambil.
Reference
https://www.newschallenge.org/challenge/2014/evaluation/checkdesk-an-open-verification-toolkit-for-journalists-in-the-digital-age
http://www.tineye.com/
http://fotoforensics.com/
http://stopfake.org
Tool lain yang memiliki fungsi sama sebagai reverse image search adalah Google Reverse image Search.
Upload gambar yang akan di cek, dan lihat hasilnya..
Dalam percobaan diatas, saya download sebuah image dengan tag "Allepo , Suriah, Bomb" lalu image yang saya upload untuk melakukan proses "image reverse research " dan hasilnya image tersebut muncul pertama kali tahun 2016 bulan November, dengan situs pertama yang memuatnya adalah nytimes.com, maka bisa saya simpulkan bahwa image tersebut memang foto asli (bukan rekayasa). Karena november 2016 memang masih terjadi perang di Aleppo, Suriah.
2. Error Level Analysis (ELA) dengan foto forensics (fotoforensics.com), dengan tool ini bila ada image tersebut sudah diubah, ditambahi, direkayasa akan keliatan jejaknya, karena warna dan coraknya pasti keliatan. Di bawah ini contoh image yang direkayasa:
Bisa dilihat bahwa di gambar diatas ada kerucut dari tumpukan lingkaran si sebuah jalan yang penuh dengan mobil, ternyata setelah di masukkan ke dalam foto forensic untuk di cek ELA nya dibagian bawah corak dan warnanya gambar berbeda dengan corak disekitarnya, ini menunjukkan bahwa gambar tersebut sudah di ditambahi (rekayasa). Bandingkan dengan hasil dibawah ini:
3. Google Earth Historical Image, dengan menggunakan Google Earth kita bisa menemukan apakah foto yang di unggah adalah benar benar terjadi, ataukah foto yang diberi judul untuk tujuan mengecoh (palsu), kita bisa pula melakukan pengecekan ke tahun tertentu apakah memang terjadi hal yg dimaksud (misalnya gedung kena bom, rusak).
4. Wolfram Alpha, Cross reference lokasi foto, waktu dan tanggal serta cuaca . Teknik ini gunakan dengan membandingkan lokasi foto, disandingkan dengan parameter lain yaitu waktu, tanggal dan cuaca. Sebenarnya situs wolfram alpha bukanlah search engine tetapi "computational knowledge engine " dimana engine ini melakukan / memberikan jawaban berdasarkan algoritma tertentu berkaitan dengan suatu pertanyaan yang di berikan.
Memang tools ini hanya sebagian yang bisa digunakan untuk sarana ricek kembali, masih perlu yang namanya pengetahuan sejarah, perbandingan antara berita dan gambar yang ditampilkan, pemahaman dan informasi lain untuk melengkapi kesimpulan yang akan diambil.
Reference
https://www.newschallenge.org/challenge/2014/evaluation/checkdesk-an-open-verification-toolkit-for-journalists-in-the-digital-age
http://www.tineye.com/
http://fotoforensics.com/
http://stopfake.org
Materi Kuliah:
