Murdan Sianturi, S.Kom, M.Kom
☰
  • Home
  • Opini
  • Kuliah ▼
  • Publikasi ▼
  • SINTA
  • Scholar
  • About Me
  • Labuhan Batu
  • Login

View : 179 kali.

Bagikan:
Home > Cerpen Pak Murdan
Sabtu, 08 Maret 2025

Ketika Danau Toba Maju


Di suatu pagi yang cerah di Danau Toba, Pak Joni, seorang pengunjung dari Jakarta, tiba dengan penuh semangat. Dia sudah mendengar kabar tentang kemajuan Danau Toba dan ingin membuktikannya sendiri. Namun, yang dia tidak tahu adalah bahwa kunjungannya akan menjadi petualangan yang lucu dan tak terlupakan.

Kotak Saran

Pak Joni langsung menuju kotak saran yang tersedia di dekat dermaga. Dengan penuh semangat, dia menulis:
"Saya datang dari jauh, tapi kenapa parkirannya sempit? Apa ini danau atau tempat parkir motor?"

Tanpa dia sadari, kotak saran itu ternyata "hidup"! Seorang petugas dengan serius membaca keluhannya dan langsung membalas melalui pengeras suara:
"Maaf, Pak Joni. Kami sedang memperbaiki parkiran. Sementara ini, silakan parkir di atas perahu. Gratis!"

Pak Joni terkejut, tapi dia hanya bisa tertawa geli. Dia pun memarkir motornya di atas perahu yang dijamin "tidak akan tenggelam".


Ikan Mujahir

Saat makan siang, Pak Joni memesan ikan mujahir khas Danau Toba. Ketika ikan itu dihidangkan, dia terkejut karena ikannya sebesar bantal!
"Ini ikan atau bayi naga?" batinnya.

Ternyata, sang koki terlalu bersemangat memelihara ikan mujahir hingga ukurannya melebihi normal. Ikan itu bahkan masih menggelepar di piring!
"Maaf, Pak. Ikan ini terlalu bahagia hidup di Danau Toba, jadi susah matinya," kata pelayan sambil tersenyum malu.

Pak Joni pun tertawa terbahak-bahak. Dia akhirnya menikmati ikan itu, meski harus berjuang melawan "ikan yang terlalu hidup".


Daftar Menu dan Harga

Saat akan membayar makanan, Pak Joni bertanya pada pelayan,
"Mas, daftar harganya mana?"

Pelayan mendadak pucat dan berbisik,
"Maaf, Pak, sejak banyak pengusaha restoran masuk penjara gara-gara nggak mencantumkan harga, bos saya jadi trauma. Daftar harga kami dijaga ketat di brankas."

Pak Joni kaget, tapi akhirnya daftar harga itu keluar juga setelah pelayan mengetik kode rahasia di mesin kasir. Begitu melihat harga, Pak Joni berseru,
"Waduh! Harga ikannya bisa buat DP motor!"

Pelayan buru-buru menenangkan,
"Tenang, Pak. Bisa dicicil. Tanpa bunga!"

Pak Joni hanya bisa mengelus dada sambil tertawa geli.


Mangga Muara

Setelah makan, Pak Joni membeli mangga Muara yang terkenal manis. Tapi, begitu dia menggigitnya, mangga itu tiba-tiba "berbicara":
"Hati-hati, bijiku licin!"

Pak Joni terkejut dan hampir tersedak. Ternyata, mangga itu memang terkenal "nakal" karena bijinya yang mudah meluncur ke mana-mana. Seorang anak kecil di sebelahnya tertawa terpingkal-pingkal melihat ekspresi kaget Pak Joni.
"Sudah biasa, Pak. Mangga ini suka bercanda," kata si anak sambil mengunyah mangganya dengan santai.


Pengawas Kenyamanan

Saat Pak Joni hendak pulang, dia bertemu dengan pengawas kenyamanan turis. Sang pengawas sangat antusias menanyakan pengalamannya:
"Bagaimana, Pak? Nyaman kan? Harganya murah, pelayanan ramah, dan tidak ada barang hilang, kan?"

Pak Joni mengangguk, tapi tiba-tiba pengawas itu menambahkan:
"Oh ya, kalau ada barang hilang, pasti itu karena Anda lupa. Kami di sini tidak ada pencuri, hanya ada ikan mujahir yang suka "meminjam" barang!"

Pak Joni tertawa sampai air matanya keluar. Dia pun pulang dengan cerita lucu yang akan dia bagikan ke semua temannya.

Sejak itu, Danau Toba semakin terkenal bukan hanya karena keindahannya, tapi juga karena kelucuan-kelucuan yang terjadi setiap hari. Pengunjung ramai berdatangan, bukan hanya untuk menikmati pemandangan, tapi juga untuk tertawa terbahak-bahak bersama ikan mujahir yang "terlalu bahagia", daftar harga yang "menentukan nasib", dan kotak saran yang "terlalu jujur".

Dan Pak Joni? Dia sudah memesan tiket untuk kembali lagi. Katanya, "Di sini, liburan bukan hanya menyenangkan, tapi juga lucu sampai perut sakit!"


Ketika Danau Toba Maju








NEXT:

Bitcoin Jatuh, Dompet Ikut Lemas


PREV:

Polisi dan Kasus yang Viral

Murdan Sianturi, S.Kom., M.Kom., adalah dosen dan penulis opini yang mengajar Bisnis Digital dan Akuntansi di STIE Mulia Pratama Bekasi. Ia aktif menulis tentang teknologi, perubahan sosial, geopolitik, dan refleksi iman di tengah dinamika dunia modern.
About me selengkapnya...





Pencarian E-DDC 23
Electronic Dewey Decimal Classification untuk Perpustakaan