View : 217 kali.
Tanya Jawab
01.12 Current Ratio
#
Current Ratio = Total Aset Lancar / Total Kewajiban Lancar
Rasio ini memberikan gambaran tentang seberapa besar perusahaan memiliki aset lancar yang dapat diubah menjadi uang tunai dalam jangka pendek untuk memenuhi kewajiban lancarnya.
Contoh:
Misalkan suatu perusahaan memiliki total aset lancar sebesar $300.000 dan total kewajiban lancar sebesar $200.000. Maka, Current Ratio perusahaan tersebut adalah:
Current Ratio = $300.000 / $200.000 = 1.5
Dalam contoh ini, Current Ratio perusahaan adalah 1.5, yang berarti perusahaan tersebut memiliki $1.50 aset lancar untuk setiap $1.00 kewajiban lancar. Secara umum, Current Ratio di atas 1 menunjukkan bahwa perusahaan memiliki kemampuan untuk memenuhi kewajiban lancar dengan aset yang dimilikinya. Namun, nilai yang terlalu tinggi juga bisa menunjukkan bahwa perusahaan mungkin tidak menggunakan asetnya secara efisien. Idealnya, Current Ratio yang baik dapat bervariasi tergantung pada industri dan karakteristik perusahaan, tetapi nilai di sekitar 2 atau lebih sering dianggap sehat.
01.12 Current Ratio
#
Current Ratio (Rasio Lancar) adalah suatu rasio keuangan yang mengukur kemampuan suatu perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendeknya dengan menggunakan aset lancar. Rasio ini dihitung dengan membagi total aset lancar dengan total kewajiban lancar. Formula dari Current Ratio adalah sebagai berikut:
Current Ratio = Total Aset Lancar / Total Kewajiban Lancar
Rasio ini memberikan gambaran tentang seberapa besar perusahaan memiliki aset lancar yang dapat diubah menjadi uang tunai dalam jangka pendek untuk memenuhi kewajiban lancarnya.
Contoh:
Misalkan suatu perusahaan memiliki total aset lancar sebesar $300.000 dan total kewajiban lancar sebesar $200.000. Maka, Current Ratio perusahaan tersebut adalah:
Current Ratio = $300.000 / $200.000 = 1.5
Dalam contoh ini, Current Ratio perusahaan adalah 1.5, yang berarti perusahaan tersebut memiliki $1.50 aset lancar untuk setiap $1.00 kewajiban lancar. Secara umum, Current Ratio di atas 1 menunjukkan bahwa perusahaan memiliki kemampuan untuk memenuhi kewajiban lancar dengan aset yang dimilikinya. Namun, nilai yang terlalu tinggi juga bisa menunjukkan bahwa perusahaan mungkin tidak menggunakan asetnya secara efisien. Idealnya, Current Ratio yang baik dapat bervariasi tergantung pada industri dan karakteristik perusahaan, tetapi nilai di sekitar 2 atau lebih sering dianggap sehat.
NEXT:
01.13 Apakah yang dimaksud dengan Debt to Equity Ratio?
PREV:
