WA: 0812 8595 8481
⋮
View : 465 kali.
Materi Kuliah Filsafat Dan Pengetahuan Modern
07.03 Bagaimana Metode Analisis untuk Epistemologi ?
#
2. Bagaimana Mengukur Kinerja Perusahaan dengan Analisis Rasio Keuangan ?
Rasio Likuiditas
-----------------------------
Rasio likuiditas adalah rasio yang digunakan untuk melihat kemampuan perusahaan dalam melakukan kewajibannya membayar hutang ataupun untuk melakukan pengecekan efisiensi modal kerja. Rasio likuiditas bisa digunakan untuk mengukur likuiditas dalam sebuah perusahaan. Jika perusahaan itu mampu melaksanakan kewajibannya, maka perusahaan tersebut likuid. Sebaliknya, jika perusahaan tersebut tidak melaksanakan kewajibannya, maka perusahaan itu illiquid. Rasio yang sering dipakai untuk menghitung likuiditas adalah current ratio, quick ratio, dan juga cash ratio.
Rasio Profitabilitas
-----------------------------
Rasio profitabilitas adalah rasio yang dipakai untuk melihat kemampuan sebuah perusahaan dalam memproduksi keuntungan. Di sisi lain, rasio profitabilitas juga bisa digunakan untuk melihat kelangsungan hidup perusahaan yang bisa diukur menggunakan net profit margin, gross profit margin, return on equity, dan return on assets.
Rasio Solvabilitas
Rasio solvabilitas adalah rasio yang dipakai untuk menunjukkan kemampuan perusahaan saat melunasi semua kewajiban jangka pendek dan jangka panjangnya. Rasio ini bisa diukur dengan memakai rasio hutang terhadap aktiva, fixed charge coverage, dan time interest earned.
Rasio Aktivitas
-----------------------------
Rasio aktivitas biaya dipakai untuk mengukur tingkat penggunaan aktiva atau kekayaan sebuah perusahaan. Rasio aktivitas diukur dengan menggunakan perputaran persediaan, perputaran piutang, perputaran total aktiva, dan perputaran aktiva tetap.
3. Bagaimana Mengukur Kinerja Keuangan Perusahaan?
Kinerja keuangan dapat dinilai dengan beberapa alat analisis. Berdasarkan tekniknya menurut Jumingan (2006), analisis keuangan dapat dibedakan menjadi:
* Analisis perbandingan laporan keuangan. Teknik analisis dengan cara membandingkan laporan keuangan dua periode atau lebih dengan menunjukkan perubahan, baik dalam jumlah (absolut) maupun dalam persentase (relatif).
* Analisis tren (tendensi posisi). Teknik analisis untuk mengetahui tendensi keadaan keuangan apakah menunjukkan kenaikan atau penurunan.
* Analisis persentase perkomponen (common size). Teknik analisis untuk mengetahui persentase investasi pada masing-masing aktiva terhadap keseluruhan atau total aktiva maupun utang.
* Analisis sumber & penggunaan modal kerja. Teknik analisis untuk mengetahui besarnya sumber dan penggunaan modal kerja melalui dua periode waktu yang dibandingkan.
* Analisis sumber dan penggunaan kas. Teknik analisis untuk mengetahui kondisi kas disertai sebab terjadinya perubahan kas pada suatu periode waktu tertentu.
* Analisis rasio keuangan. Teknik analisis keuangan untuk mengetahui hubungan di antara pos tertentu dalam neraca maupun laporan keuangan laba rugi baik secara individu maupun secara simultan.
* Analisis perubahan laba kotor. Teknik analisis untuk mengetahui posisi laba dan sebab-sebab terjadinya perubahan laba.
Analisis breakeven. Teknik analisis untuk mengetahui tingkat penjualan yang harus dicapai agar perusahaan tidak mengalami kerugian.
07.03 Bagaimana Metode Analisis untuk Epistemologi ?
#
Baca Juga:
1. Bagaimana Mengukur Kinerja Koperasi dengan BALANCED SCORECARD ?
Rasio Likuiditas
-----------------------------
Rasio likuiditas adalah rasio yang digunakan untuk melihat kemampuan perusahaan dalam melakukan kewajibannya membayar hutang ataupun untuk melakukan pengecekan efisiensi modal kerja. Rasio likuiditas bisa digunakan untuk mengukur likuiditas dalam sebuah perusahaan. Jika perusahaan itu mampu melaksanakan kewajibannya, maka perusahaan tersebut likuid. Sebaliknya, jika perusahaan tersebut tidak melaksanakan kewajibannya, maka perusahaan itu illiquid. Rasio yang sering dipakai untuk menghitung likuiditas adalah current ratio, quick ratio, dan juga cash ratio.
Rasio Profitabilitas
-----------------------------
Rasio profitabilitas adalah rasio yang dipakai untuk melihat kemampuan sebuah perusahaan dalam memproduksi keuntungan. Di sisi lain, rasio profitabilitas juga bisa digunakan untuk melihat kelangsungan hidup perusahaan yang bisa diukur menggunakan net profit margin, gross profit margin, return on equity, dan return on assets.
Rasio Solvabilitas
Rasio solvabilitas adalah rasio yang dipakai untuk menunjukkan kemampuan perusahaan saat melunasi semua kewajiban jangka pendek dan jangka panjangnya. Rasio ini bisa diukur dengan memakai rasio hutang terhadap aktiva, fixed charge coverage, dan time interest earned.
Rasio Aktivitas
-----------------------------
Rasio aktivitas biaya dipakai untuk mengukur tingkat penggunaan aktiva atau kekayaan sebuah perusahaan. Rasio aktivitas diukur dengan menggunakan perputaran persediaan, perputaran piutang, perputaran total aktiva, dan perputaran aktiva tetap.
3. Bagaimana Mengukur Kinerja Keuangan Perusahaan?
Kinerja keuangan dapat dinilai dengan beberapa alat analisis. Berdasarkan tekniknya menurut Jumingan (2006), analisis keuangan dapat dibedakan menjadi:
* Analisis perbandingan laporan keuangan. Teknik analisis dengan cara membandingkan laporan keuangan dua periode atau lebih dengan menunjukkan perubahan, baik dalam jumlah (absolut) maupun dalam persentase (relatif).
* Analisis tren (tendensi posisi). Teknik analisis untuk mengetahui tendensi keadaan keuangan apakah menunjukkan kenaikan atau penurunan.
* Analisis persentase perkomponen (common size). Teknik analisis untuk mengetahui persentase investasi pada masing-masing aktiva terhadap keseluruhan atau total aktiva maupun utang.
* Analisis sumber & penggunaan modal kerja. Teknik analisis untuk mengetahui besarnya sumber dan penggunaan modal kerja melalui dua periode waktu yang dibandingkan.
* Analisis sumber dan penggunaan kas. Teknik analisis untuk mengetahui kondisi kas disertai sebab terjadinya perubahan kas pada suatu periode waktu tertentu.
* Analisis rasio keuangan. Teknik analisis keuangan untuk mengetahui hubungan di antara pos tertentu dalam neraca maupun laporan keuangan laba rugi baik secara individu maupun secara simultan.
* Analisis perubahan laba kotor. Teknik analisis untuk mengetahui posisi laba dan sebab-sebab terjadinya perubahan laba.
Analisis breakeven. Teknik analisis untuk mengetahui tingkat penjualan yang harus dicapai agar perusahaan tidak mengalami kerugian.
Materi Kuliah:
