WA: 0812 8595 8481
⋮
View : 384 kali.
Materi Kuliah Filsafat Dan Pengetahuan Modern
13.05 Kesimpulan
#
13.05 Kesimpulan
#
Ilmu alam yang sifatnya fisikal atau material sangat penting bagi manusia, terutama untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Contohnya pengukur suhu, telephone, stetoskop dan yang lainnya yang tujuannya untuk mempermudah dan memenuhi kebutuhan hidup manusia. Dalam kerjanya ilmu alam memiliki beberapa prinsip, yaitu: 1) gejala alam bersifat fisik statis, 2) objek penelitian dapat berulang, 3) pengamatan lebih mudah dan simpel, 4) subjek (peneliti) hanya sebagai penonton, dan 5) memiliki daya prediktif yang relative mudah dikontrol.
Sama halnya dengan ilmu alam, manusia juga memerlukan ilmu sosial- humaniora untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka yang bukan berupa fisik atau materi, tetapi bersifat abstrak dan psikologis. Contohnya penemuan konsep keadilan sosial membawa manusia untuk mengatur perilaku sosialnya atas dasar dan konsep tersebut.
Adapun dalam cara kerja ilmu sosial-humaniora juga terdapat beberapa prinsip, yaitu: 1) gejala sosial-humaniora bersifat non-fisik, hidup dan dinamis, 2) objek penelitian tidak dapat berulang, 3) pengamatan relatif lebih sulit dan komplek, 4) subjek peneliti juga sebagai bagian integral dari objek yang diamati, dan 5) memiliki daya prediktif yang relatif lebih sulit dan tidak terkontrol.
Ilmu Keagamaan adalah suatu disiplin ilmu yang penting dalam kehidupan manusia. Ilmu ini berkembang sejak manusia dihadapkan pada kekuatan adikodrati. Misalnya, teori tentang hakekat manusia, teori tentang hubungan manusia, teori tentang masyarakat yang baik dan sebagainya. Ilmu agama memiliki ciri ilmiah yang khas dibandingkan dengan ilmu alam dan sosial-humaniora.
Ciri-ciri ilmu keagamaan antara lain: 1) gejala keagamaan sebagai ekspresi keimanan dan pemahaman teks suci, 2) Objek penelitian unik dan tidak dapat diulang, 3) pengamatan sulit dan kompleks dengan interpretasi teks-teks suci keagamaan, 4) subjek pengamatan (peneliti) sebagai bagian integral dari objek yang diamati, dan 5) memiliki daya prediktif yangn relatif lebih sulit dan tak terkontrol.
Materi Kuliah:
