Murdan Sianturi, S.Kom, M.Kom
☰
  • Home
  • Opini
  • Kuliah ▼
  • Publikasi ▼
  • SINTA
  • Scholar
  • About Me
  • Labuhan Batu
  • Login

View : 382 kali.

Bagikan:
Tanya Jawab

15.18 Mengapa Akhir-akhir Ini Semakin Panas?
#

Bumi saat ini semakin panas setiap harinya, hal ini disebabkan oleh pemanasan global dan efek rumah kaca. Efek rumah kaca merupakan peristiwa yang terjadi di bumi, panas sinar matahari yang dipantulkan akan diserap oleh gas-gas di atmosfer yang menyelimuti bumi sehingga panas yang masuk tersebut terperangkap di dalam atmosfer bumi. Pada awalnya peristiwa efek rumah kaca ini menjadikan bumi hangat dan layak dihuni manusia, dan juga menjaga perbedaan suhu di bumi antara siang dan malam, akan tetapi jika gas-gas ini berlebihan di atmosfer bumi akan mengakibatkan pemanasan bumi. Gas-gas yang dapat menimbulkan efek rumah kaca adalah gas Karbondioksida (), gas Metana (), gas Nitrooksida (), gas Perfluorocarbon (PFC), gas Hidrofluorocarbon (HFC), gas Sulfurheksafluorida (), dan lain sebagainya.

Efek rumah kaca memegang perananan penting untuk melindungi keberlangsungan makhluk hidup di bumi. Gas-gas seperti gas karbondioksida, metana, uap air dalam konsentrasi yang seimbang dapat berfungsi untuk menahan sinar matahari yang masuk ke bumi. Efek rumah kaca ini juga membawa bencana apabila konsentrasi gas terjadi peningkatan. Konsentrasi gas yang berlebihan ini disebabkan penggunaan sumberdaya minyak bumi, gas, batubara dan lain-lain, pembakaran hutan dan penggundulan hutan secara berlebihan.  Akibat gas-gas tersebut pada efek rumah kaca juga sebagai pemicu terjadinya pemanasan global. Pemanasan global adalah peristiwa yang disebabkan oleh naiknya intensitas efek rumah kaca. Perubahan iklim global yang saat ini terjadi begitu mengerikan disebabkan oleh pemanasan global.

Efek atau akibat dari pemanasan global dapat menjadi masalah lingkungan. Berikut beberapa masalah yang timbul karena pemanasan global yang disebabkan efek rumah kaca berlebihan. Terjadinya perubahan iklim global, yaitu meningkatnya fenomena cuaca ekstrem di bumi, mencairnya es yang berada di Kutub, naikknya suhu permukaan air laut yang membuat air laut menjadi tinggi, meningkatnya frekuensi angin yang menyebabkan badai. Dampak selanjutnya juga terjadi pada sektor pertanian, di Indonesia pemanasan global menyebabkan perubahan iklim yang berdampak pada ketahanan pangan. Beberapa dampak tersebut adalah menurunnya produktivitas pertanian karena kondsi iklim yang ekstrem. Pemanasan global juga memberi dampak pada kesehatan manusia, udara yang panas menyebabkan banyaknnya manusia yang terkena penyakit pernapasan karena banyak polutan dan akibat udara yang sangat panas.

Kadar gas rumah kaca yang meningkat pada atmosfer menyebabkan pengendali iklim di bumi terganggu mekanismenya. Menurut Riza Pratama tahun 2019 gas rumah kaca meninggkat sejak abad 18, pada saat itu manusia menemukan teknologi industri yang dimana banyak menggunakan bahan bakar fosil untuk mengahsilkan energi. Penggunaan bahan bakar fosil yang banyak akan menyebabkan gas-gas semakin banyak terkumpul di lapisan atmosfer dengan berlebihan. Sebenarnya, apabila tidak ada efek rumah kaca pada perikliman bumi akan menjadikan suhu di bumi rendah dan bumi menjadi planet yang tidak layak huni. Namum, apabila gas pada efek rumah kaca ini meningkat dan berlangsung secara terus menerus dalam kurun waktu yang lama akan menyebabkan pemanasan global yang menyebabkan iklim ektrem dan menjadi masalah lingkungan global.

Timbulnya efek rumah kaca juga disebabkan oleh aktivitas manusia. Beberapa aktivitas manusia tersebut adalah hasil dari pembakaran fosil, seperti minyak bumi, batu bara, pembakaran hutan, penggundulan hutan dan lain sebagainya, pemakaian pupuk kimia juga merupakan aktivitas manusia yang menyebakan timbulnya efek rumah kaca. Penggunaan AC atau pendingin ruangan yang berlebihan karena pada AC terdapat Chloroflurocarbon atau CFC. Aktivitas yang terjadi pada lahan pertanian akan menghasilkan emisi gas metana. Aktivitas manusia ini tentunya akan menjadi masalah lingkungan yang berkepanjangan. Cahaya matahari yang berupa gelombang elektromagnetik menyimpan energi mengenai bumi, hal tersebut menjadi faktor naiknya suhu pada bumi. hal ini dikarenakan beberapa energi panas terperangkap dalam atmosfer dan menjadi gelombang panas. Pemanasan global yang disebabkan efek rumah kaca ini menjadi masalah lingkungan secara global saat ini.

Masalah-masalah yang terjadi akibat efek rumah kaca ini  bisa diatasi dengan barbagai aktivitas yang bermanfaat. Aktivitas tersebuat adalah bisa dengan mengurangi penggunaan AC atau pendingin ruangan, karena dalam AC mengandung CFC yang dapat memicu terjadinya pemanasan global, hal ini bisa diatasi dengan banyak membangun ventilasi udara. Berpergian mengggunakan transportasi umum guna mengurangi dampak efek rumah kaca atau menggunakan transportasi yang tidak memakai bahan bakar fosil. Menghemat penggunaan sumber daya alam atau bahan bakar, misalnya mematikan barang elektronik jika tidak dipakai. Pada sektor pertanian merawat tanaman dengan menggunakan pupuk organik. Memanfaatkan energi terbarukan yang ramah lingkungan. Menerapkan 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dalam kehidupan sehari-hari. Reduce adalah usaha dengan mengurangi pemakaian barang yang dihasilkan dari alam, karena salah satu bahan baku penggunaan barang biasanya adalah pohon, apabila penggunaan pohon berkurang maka akan mengurangi dampak efek rumah kaca. Reuse adalah usaha dengan menggunakan atau memanfaatkan kembali barang yang sudah dipakai. Recycle adalah upaya mendaur ulang barang dan kemudian dapat digunakan lagi, hal ini bertujuan untuk mengurangi banyak sumber daya alam.


Pengaruhnya
Efek rumah kaca adalah fenomena alami yang terjadi ketika gas-gas tertentu di atmosfer Bumi menyerap dan memancarkan kembali sebagian radiasi inframerah dari permukaan Bumi. Efek ini menyebabkan peningkatan suhu rata-rata di planet kita. Beberapa gas rumah kaca yang paling penting adalah karbon dioksida (CO2), metana (CH4), dan nitrogen oksida (N2O).

Akibat dari peningkatan efek rumah kaca yang disebabkan oleh aktivitas manusia adalah pemanasan global dan perubahan iklim. Berikut adalah beberapa akibat yang telah diamati dan diperkirakan terkait dengan pemanasan global:

    Peningkatan suhu: Rata-rata suhu global telah meningkat secara signifikan dalam beberapa dekade terakhir. Pemanasan ini dapat mengakibatkan perubahan pola cuaca ekstrem, seperti gelombang panas yang lebih sering, periode kekeringan yang lebih panjang, dan intensitas curah hujan yang lebih tinggi dalam beberapa wilayah.

    Perubahan pola curah hujan: Perubahan iklim dapat mempengaruhi pola curah hujan di berbagai wilayah. Beberapa daerah dapat mengalami peningkatan curah hujan yang ekstrem, sementara yang lain mengalami kekeringan yang lebih parah. Hal ini dapat berdampak pada ketersediaan air, pertanian, keanekaragaman hayati, dan ekosistem.

    Peningkatan tinggi permukaan laut: Pemanasan global dapat menyebabkan pelelehan es di kutub dan gletser gunung, yang menyebabkan peningkatan tinggi permukaan laut. Ini berpotensi mengancam pulau-pulau kecil, wilayah pesisir, dan ekosistem pesisir, serta meningkatkan risiko banjir pesisir.

    Perubahan ekosistem: Perubahan iklim dapat mempengaruhi ekosistem dan keanekaragaman hayati. Beberapa spesies dapat mengalami perubahan habitat, pergeseran pola migrasi, dan risiko kepunahan. Ekosistem seperti terumbu karang, hutan, dan lahan basah juga rentan terhadap perubahan iklim.

    Gangguan sosial dan ekonomi: Pemanasan global dapat berdampak pada sektor ekonomi dan sosial. Misalnya, sektor pertanian dan pangan dapat terpengaruh oleh perubahan iklim yang memengaruhi produktivitas tanaman. Perubahan iklim juga dapat meningkatkan risiko bencana alam, yang berdampak pada kehidupan manusia, infrastruktur, dan perekonomian.










NEXT:

15.19 Kepuasan Pelanggan Dalam Peminjaman Uang


PREV:

15.17 Tentang Dosen Pembimbing Skripsi 1 dan 2

Murdan Sianturi, S.Kom., M.Kom., adalah dosen dan penulis opini yang mengajar Bisnis Digital dan Akuntansi di STIE Mulia Pratama Bekasi. Ia aktif menulis tentang teknologi, perubahan sosial, geopolitik, dan refleksi iman di tengah dinamika dunia modern.
About me selengkapnya...




(c) 2010 www.murdansianturi.com | Privacy Policy | About Me | Kirim Email | Login