Murdan Sianturi, S.Kom, M.Kom
☰
  • Home
  • Opini
  • Kuliah ▼
  • Publikasi ▼
  • SINTA
  • Scholar
  • About Me
  • Labuhan Batu
  • Login

View : 564 kali.

Bagikan:
Home > Opinion   Kategori: Inspirasi dan Motivasi / Tokoh Dunia
Senin, 20 Oktober 2025

Kata-Kata Terakhir Steve Jobs yang Menggetarkan Dunia — Ketika Kekayaan Tak Lagi Berarti

ilustrasi Steve Jobs dan refleksi kehidupan serta makna kebahagiaan
ilustrasi Steve Jobs dan refleksi kehidupan serta makna kebahagiaan

Seorang miliarder meninggal pada usia 56 tahun, setelah berjuang melawan kanker yang tak bisa ia kalahkan.

Namun sebelum kepergiannya, ia meninggalkan kata-kata yang membuat dunia berhenti sejenak untuk merenung.

"Pada akhirnya, kekayaan hanyalah bagian dari hidup yang telah saya biasakan.
Berbaring di tempat tidur ini dan menatap ke belakang, saya menyadari bahwa semua ketenaran dan uang yang saya miliki… tidak berarti apa-apa di hadapan kematian.”


Kata-kata itu menampar kesadaran kita. Betapa sering kita berlari mengejar materi, namun lupa bahwa waktu dan cinta adalah harta yang sebenarnya.


Steve Jobs melanjutkan:

"Jaga dirimu. Hormati orang lain.
Seiring waktu, kita menjadi lebih bijaksana dan menyadari hal-hal sederhana dalam hidup.”



Lalu ia memberi perbandingan yang begitu jujur dan menohok:

  • Jam tangan seharga $30 atau $30.000 tetap menunjukkan waktu yang sama.
  • Dompet murah atau mahal tetap menyimpan uang yang sama.
  • Mobil seharga $10.000 atau $100.000 sama-sama hanya membawamu dari titik A ke titik B.
  • Rumah berukuran 40 atau 400 meter persegi tidak bisa mengusir rasa sepi di dalam hati.
  • Pada akhirnya, kata Jobs, kebahagiaan sejati tidak terletak pada benda-benda.
  • "Jika pesawat jatuh, tak peduli kamu duduk di kelas ekonomi atau kelas satu, hasilnya akan sama.”
  • kebahagiaan sejati, katanya, ada pada orang-orang yang berbagi hidup dengan kita, keluarga, teman, dan mereka yang tulus mencintai.

🌿 Enam Prinsip Hidup yang Layak Diingat

1. Jangan didik anakmu untuk menjadi kaya.
Didiklah mereka untuk menjadi bahagia.
Saat mereka tumbuh dewasa, mereka akan tahu nilai, bukan sekadar harga, dari segala sesuatu.

2. Anggap makanan sebagai obat,
atau suatu hari nanti obatlah yang menjadi makananmu.

3. Siapa pun yang benar-benar mencintaimu tidak akan pergi.
Meski ada seratus alasan untuk menyerah, ia akan selalu menemukan satu alasan untuk bertahan.

4. Ada perbedaan besar antara "menjadi manusia” dan "menjadi manusia sejati.”

5. Jika kamu ingin cepat, pergilah sendirian.
Tapi jika kamu ingin jauh, pergilah bersama orang lain.

6. Harta sejati bukanlah yang kita simpan di rekening, tapi yang kita tanam di hati orang lain.

🕊️ Steve Jobs (1955-2011)




Kata-Kata Terakhir Steve Jobs yang Menggetarkan Dunia — Ketika Kekayaan Tak Lagi Berarti








NEXT:

Pajak Informal dan Tantangan Ekonomi Publik: Mengapa Mahasiswa Perlu Memahaminya


PREV:

AI Mengancam atau Menolong Dunia Pendidikan?

NEXT:

Pajak Informal dan Tantangan Ekonomi Publik: Mengapa Mahasiswa Perlu Memahaminya


PREV:

AI Mengancam atau Menolong Dunia Pendidikan?

Murdan Sianturi, S.Kom., M.Kom., adalah dosen dan penulis opini yang mengajar Bisnis Digital dan Akuntansi di STIE Mulia Pratama Bekasi. Ia aktif menulis tentang teknologi, perubahan sosial, geopolitik, dan refleksi iman di tengah dinamika dunia modern.
About me selengkapnya...




Inspirasi dan Motivasi / Tokoh Dunia :
  • Kata-Kata Terakhir Steve Jobs yang Menggetarkan Dunia — Ketika Kekayaan Tak Lagi Berarti

Pencarian E-DDC 23
Electronic Dewey Decimal Classification untuk Perpustakaan