Murdan Sianturi, S.Kom, M.Kom
  • Home
  • Kuliah
    • Semua Materi Kuliah
  • Publikasi
    • Semua Publikasi
    • SINTA
    • Google Scholar
  • About Me
  • Login
/
Share:
👁 View: 384 kali.
Home > Materi Kuliah Komputer Akuntansi ACCURATE
01.06

Cara Mengisi AKTIVA TETAP

Untuk memasukkan data awal Aktiva Tetap.

Pilih menu  LIST > Fixed Assets

- Fiscal Fixed Assets Type (mengisi kelompok harta)
- Fixed Assets Type
- Fixed Assets LIST

--------------------------------------------------

Undang-Undang tentang Masa Manfaat dan Tarif Penyusutan

Di Indonesia, aturan mengenai masa manfaat dan tarif penyusutan diatur dalam Undang-Undang Pajak Penghasilan (PPh) dan Peraturan Menteri Keuangan (PMK). Berikut adalah beberapa ketentuan yang relevan:

  1. Undang-Undang Pajak Penghasilan (UU PPh) Pasal 11

    • Menyatakan bahwa penyusutan atas harta berwujud yang dimiliki dan digunakan dalam usaha atau untuk mendapatkan, menagih, dan memelihara penghasilan dapat dikurangkan dari penghasilan bruto.

  2. Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 96/PMK.03/2009

    • Mengatur tentang kelompok harta berwujud dan masa manfaat serta tarif penyusutan untuk tujuan perpajakan.

    • Harta berwujud dikelompokkan menjadi 4 kelompok dengan masa manfaat dan tarif penyusutan sebagai berikut:

      • Kelompok 1: Masa manfaat 4 tahun, tarif penyusutan 25%

      • Kelompok 2: Masa manfaat 8 tahun, tarif penyusutan 12.5%

      • Kelompok 3: Masa manfaat 16 tahun, tarif penyusutan 6.25%

      • Kelompok 4: Masa manfaat 20 tahun, tarif penyusutan 5%

--------------------------------------------------

1. klik menu LIST > Fixed Assets > Fiscal Fixed Assets Type
Ini untuk menentukan kelompok harta




2. klik menu LIST > Fixed Assets > Fixed Assets Type




3. klik menu LIST > Fixed Assets > Fixed Assets List

klik New


Depresiasi Expense Account adalah akun yang digunakan untuk mencatat biaya penyusutan (depreciation expense) aset tetap selama periode akuntansi tertentu. Penyusutan adalah alokasi sistematis dari biaya perolehan aset tetap (seperti mesin, kendaraan, atau peralatan) sepanjang masa manfaatnya.

Biaya penyusutan ini diakui sebagai beban (expense) dalam laporan laba rugi perusahaan, yang mengurangi laba bersih. Sementara itu, akumulasi penyusutan (accumulated depreciation) dicatat di neraca sebagai pengurang nilai aset tetap terkait.

Contoh:
    Jika sebuah perusahaan memiliki mesin senilai Rp 100 juta dengan masa manfaat 10 tahun, maka setiap tahun akan dicatat biaya penyusutan sebesar Rp 10 juta di Depresiasi Expense Account.

Dengan demikian, akun ini membantu perusahaan dalam mengalokasikan biaya aset secara proporsional dan mencerminkan penurunan nilai aset seiring waktu.


Klik Kolom Expenditures












Cara Mengisi AKTIVA TETAP








NEXT:

01.07 Perbedaan antara akun Peralatan Kantor dan Perlengkapan Kantor


PREV:

01.05 Menyiapkan Data Awal (Database Perusahaan, Saldo Kas & Bank, Pelanggan & Vendor, Item & Service)



(c) 2010 www.murdansianturi.com | Privacy Policy | About Me | Kirim Email | Login