Murdan Sianturi, S.Kom, M.Kom
  • Home
  • Kuliah
    • Semua Materi Kuliah
  • Publikasi
    • Semua Publikasi
    • SINTA
    • Google Scholar
  • About Me
  • Login
/
Share:
👁 View: 139 kali.
Home > Materi Kuliah Komputer Akuntansi ACCURATE
01.09

Perhitungan Nilai Residu Aktiva Tetap

Nilai residu aktiva tetap biasanya dihitung sebagai persentase dari harga perolehan, namun persentase ini tidak tetap dan dapat bervariasi tergantung pada beberapa faktor, seperti:

  1. Kebijakan Perusahaan: Setiap perusahaan mungkin memiliki kebijakan sendiri dalam menentukan nilai residu berdasarkan pengalaman atau standar industri.

  2. Jenis Aktiva: Jenis aktiva tetap juga memengaruhi nilai residu. Misalnya, mesin berat mungkin memiliki nilai residu yang lebih tinggi dibandingkan peralatan kantor.

  3. Umur Ekonomis: Aktiva dengan umur ekonomis yang lebih panjang mungkin memiliki nilai residu yang lebih tinggi.

  4. Kondisi Pasar: Nilai residu dapat dipengaruhi oleh nilai pasar aktiva tersebut di akhir masa manfaatnya.

Secara umum, nilai residu sering kali berkisar antara 5% hingga 20% dari harga perolehan, namun ini bukan aturan mutlak. Perusahaan dapat menetapkan nilai residu yang lebih tinggi atau lebih rendah tergantung pada pertimbangan manajemen dan kondisi aktiva.

Rumus untuk menghitung nilai residu adalah:

Nilai Residu=Harga PerolehanxPersentase Residu



Perhitungan Nilai Residu Aktiva Tetap








NEXT:

02.01 Cara Mengerjakan Latihan 1 (Cara Mengisi Saldo Awal Kas dan Bank, Piutang dan Hutang)


PREV:

01.08 Apa Itu Estimated Life?



(c) 2010 www.murdansianturi.com | Privacy Policy | About Me | Kirim Email | Login