View : 33 kali.
___06 Strategi Korporasi – Diversifikasi & Integrasi
A. Pengantar Strategi Korporasi
Dalam Manajemen Strategi, strategi korporasi membahas keputusan di tingkat perusahaan induk (corporate level), bukan hanya satu produk atau satu unit bisnis.
Fokus utamanya adalah:
Perusahaan ingin bergerak di bisnis apa saja?
Apakah perusahaan perlu memperluas, mempertahankan, atau menyempitkan bisnisnya?
Bagaimana hubungan antar unit bisnis menciptakan nilai tambah?
—� Contoh sederhana:
Kalau strategi bisnis itu seperti cara warung kopi menjual kopi, maka strategi korporasi itu seperti pemilik warung memutuskan mau buka cabang, jual makanan, atau beli warung lain.
B. Tujuan Strategi Korporasi
Strategi korporasi bertujuan untuk:
Menciptakan nilai tambah (value creation)
Mengurangi risiko bisnis
Memanfaatkan sumber daya dan kompetensi inti
Mencapai pertumbuhan jangka panjang
Namun, jika salah langkah, strategi korporasi justru bisa membuat perusahaan:
Kehilangan fokus
Boros sumber daya
Gagal mengelola banyak bisnis sekaligus
C. Strategi Diversifikasi
1. Pengertian Diversifikasi
Diversifikasi adalah strategi ketika perusahaan memasuki bisnis baru, di luar produk atau pasar utamanya.
—� Pertanyaan kunci:
"Apakah bisnis baru ini masih berhubungan dengan kemampuan inti perusahaan?”
2. Jenis Diversifikasi
a. Diversifikasi Terkait (Related Diversification)
Perusahaan masuk ke bisnis baru yang masih berhubungan dengan bisnis lama (teknologi, pasar, atau kompetensi).
Contoh:
Yamaha: motor → alat musik
Indofood: mie instan → biskuit → minuman
Gojek: transportasi → GoFood → GoPay
💡 Keunggulan:
Bisa berbagi merek
Efisiensi biaya
Sinergi lebih mudah tercapai
b. Diversifikasi Tidak Terkait (Unrelated Diversification)
Perusahaan masuk ke bisnis yang tidak ada hubungan langsung dengan bisnis utamanya.
Contoh:
Grup Salim: makanan, perbankan, properti
Astra Group: otomotif, agribisnis, keuangan
⚠️ Risiko:
Sulit dikendalikan
Manajemen kompleks
Potensi kehilangan fokus
D. Strategi Integrasi
1. Pengertian Integrasi
Integrasi adalah strategi memperluas kendali perusahaan dalam rantai nilai (value chain), baik ke arah hulu maupun hilir.
2. Jenis Integrasi
a. Integrasi Vertikal ke Belakang (Backward Integration)
Perusahaan menguasai pemasok atau sumber bahan baku.
Contoh:
Perusahaan kopi membeli kebun kopi
Restoran membuka peternakan sendiri
💡 Tujuan:
Mengontrol kualitas
Menekan biaya
Mengurangi ketergantungan
b. Integrasi Vertikal ke Depan (Forward Integration)
Perusahaan menguasai distribusi atau penjualan.
Contoh:
Produsen pakaian membuka toko sendiri
Pabrik makanan membuka outlet ritel
c. Integrasi Horizontal
Perusahaan mengakuisisi atau bergabung dengan pesaing di level yang sama.
Contoh:
Akuisisi perusahaan sejenis
Merger antar maskapai atau bank
⚠️ Perlu perhatian regulasi persaingan usaha.
E. Perbandingan Diversifikasi & Integrasi
| Aspek | Diversifikasi | Integrasi |
|---|---|---|
| Fokus | Masuk bisnis baru | Kendali rantai nilai |
| Risiko | Sedang—tinggi | Sedang |
| Tujuan | Pertumbuhan | Efisiensi & kontrol |
F. Diskusi Kelas
Menurut Anda, diversifikasi selalu lebih baik daripada fokus satu bisnis? Jelaskan.
Mengapa beberapa perusahaan besar gagal setelah melakukan diversifikasi?
Jika Anda pemilik UMKM, integrasi atau diversifikasi mana yang paling realistis?
G. Tugas Mahasiswa
Tugas Kelompok
Pilih 1 perusahaan (nasional / internasional)
Identifikasi:
Jenis strategi korporasi yang digunakan
Apakah perusahaan melakukan diversifikasi atau integrasi
Dampak strategi tersebut (positif & negatif)
Buat laporan singkat (5—7 halaman)
Presentasikan hasil analisis di kelas
Tugas Individu
Tuliskan esai singkat (1—2 halaman):
"Jika saya adalah CEO, strategi korporasi apa yang akan saya pilih dan mengapa?”
H. Penutup
Strategi korporasi adalah keputusan besar yang menentukan arah masa depan perusahaan. Tidak semua pertumbuhan itu sehat, dan tidak semua ekspansi itu strategis.
—� Pesan kunci:
Lebih baik tumbuh pelan tapi fokus, daripada besar tapi kehilangan arah.
Materi Kuliah:
