Murdan Sianturi, S.Kom, M.Kom
☰
  • Home
  • Opini
  • Kuliah ▼
  • Publikasi ▼
  • SINTA
  • Scholar
  • About Me
  • Labuhan Batu
  • Login

View : 77 kali.

Bagikan:
Home > Cerpen Pak Murdan
Kamis, 27 Februari 2025

Blending BBM, Bisnis Tak Punya Hati

Di sebuah kantor megah yang penuh aroma kopi dan kertas bertebaran, duduklah dua pejabat super sibuk: MK dan EC. Mereka bukan sekadar pejabat biasa, mereka adalah maestro di dunia perminyakan. Keahliannya? Bukan cuma urusan minyak, tapi juga "mengolah" minyak menjadi sesuatu yang lebih... ehm, menguntungkan.

Suatu hari, MK menatap EC dengan tatapan berbinar seperti menemukan resep rahasia.

"Bro, gua ada ide jenius! Kita blending BBM biar bisa jual lebih mahal, tapi modal tetap minim!" ujar MK.

EC menggaruk kepala, "Wah, kalau blending sendiri, nanti ketahuan nggak?"

MK tertawa lepas, "Tenang, kita pakai rumus sederhana: RON 88 tambah RON 92, jadinya RON 90. Tapi kita jual harga RON 92! Easy money!"

EC pun setuju, dan mulailah mereka bermain-main dengan angka dan bahan bakar di Terminal Orbit Merak. Semuanya berjalan mulus, hingga suatu hari...

Di sudut kota, ada Pak Dul, seorang pengendara motor setia yang setiap hari isi BBM di pom bensin langganannya. Namun, hari itu berbeda.

"Kok motor gua ngebul gini, ya? Kayak knalpotnya abis makan cabai 100 biji," gumam Pak Dul sambil mengelap asap yang menutupi wajahnya.

Ia pun curhat ke temannya, Bang Ujang, yang merupakan mekanik ternama di kampungnya.

"Wah, Dul, ini pasti BBM oplosan! Mungkin dicampur minyak goreng bekas kali!"

Pak Dul mendadak teringat, "Eh iya, kemarin beli bensin kok rasanya beda. Biasanya wangi, ini kok kayak minyak rambut abang-abang pangkas rambut!"

Sementara itu, di kantor megah, MK dan EC sedang asyik menghitung keuntungan. Namun, mendadak pintu kantor mereka didobrak oleh penyidik dengan gaya seperti di film aksi!

"ANGKAT TANGAN! Anda berdua tersangka pengoplos BBM!"

MK dan EC kaget, keringat dingin mengalir di dahi.

"Aduh, bro, gua lupa! Kita hidup di Indonesia, bukan di GTA!" bisik MK panik.

Dan begitulah, akhirnya dua maestro blending BBM ini harus menjalani kehidupan baru di balik jeruji. Sementara itu, Pak Dul dan motor kesayangannya masih mencoba pulih dari "serangan" BBM rasa ajaib itu.

Moral dari cerita ini? Kalau mau jualan, jangan pakai trik sulap! Apalagi kalau sulapnya bisa bikin knalpot ngebul kayak pabrik tahu! Hati-hati beli BBM!

***


Blending BBM, Bisnis Tak Punya Hati








NEXT:

Mineral Langka dan Rambut Emas: Babak Baru


PREV:

Minyak, Beruang, dan Rambut Emas

Murdan Sianturi, S.Kom., M.Kom., adalah dosen dan penulis opini yang mengajar Bisnis Digital dan Akuntansi di STIE Mulia Pratama Bekasi. Ia aktif menulis tentang teknologi, perubahan sosial, geopolitik, dan refleksi iman di tengah dinamika dunia modern.
About me selengkapnya...





Pencarian E-DDC 23
Electronic Dewey Decimal Classification untuk Perpustakaan