View : 68 kali.
Home >
Cerpen Pak Murdan
Senin, 03 Maret 2025

Ganjil-Genap: Misi Pak Budi Menghindari Polisi
Senin, 03 Maret 2025
Ganjil-Genap: Misi Pak Budi Menghindari Polisi

Pak Budi, si karyawan kantoran yang selalu ngaret, bangun kesiangan lagi. Dia buru-buru mandi, sarapan, dan lari ke mobilnya. Tapi, begitu lihat plat nomor mobilnya, B 1234 XYZ, dia langsung keringat dingin. "Lho, ini kan ganjil?! Hari ini tanggal genap! Aduh, gimana nih?!" teriaknya sambil garuk-garuk kepala.
Tapi, Pak Budi punya ide brillian (menurutnya). Dia ambil spidol dan coret-coret angka 3 di plat nomornya jadi 2. "Nah, sekarang jadi genap! Plat B 1224 XYZ! Genius!" pikirnya sambil tersenyum puas.
Dia melaju dengan percaya diri. Tapi, baru beberapa meter, dia ketemu Pak Polisi yang sedang asyik selfie buat Instagram. "Wah, ini mobil plat ganjil! Berhenti!" teriak Pak Polisi sambil pose ala model.
Pak Budi panik. Dia buru-buru keluar dari mobil dan bilang, "Eh, Pak Polisi, ini plat saya genap kok. Lihat, B 1224 XYZ!" Pak Polisi mengernyitkan dahi. "Lho, kok angkanya kayak dicoret-coret pakai spidol ya?"
Pak Budi langsung beralibi, "Oh, itu... itu karena kemarin mobil saya kejedot sama kucing. Jadi platnya agak rusak. Tapi, ini tetap genap, Pak!" Pak Polisi cuma geleng-geleng kepala. "Bapak ini kreatif banget sih. Oke, saya kasih tantangan. Kalau Bapak bisa jawab teka-teki saya, saya biarin lewat."
"Oke, teka-tekinya apa?" tanya Pak Budi penasaran.
Pak Polisi tersenyum licik. "Apa yang punya empat kaki di pagi hari, dua kaki di siang hari, dan tiga kaki di malam hari?" Pak Budi berpikir keras. "Hmm... kuda yang pake tongkat?" tebaknya. Pak Polisi langsung tertawa ngakak. "Salah! Itu mah teka-tekinya Oedipus! Jawabannya manusia: merangkak waktu bayi, jalan waktu dewasa, pake tongkat waktu tua!"
Pak Budi cuma bisa geleng-geleng kepala. "Ya udah, saya bayar denda deh," katanya sambil ngeluarin dompet. Tapi, betapa kagetnya dia ketika dompetnya kosong melompong! "Aduh, dompet saya ketinggalan di rumah!" keluhnya.
Pak Polisi cuma tersenyum simpatik. "Gini aja, Pak. Saya kasih tugas. Kalau Bapak bisa nyanyi lagu "Balonku" sambil joget ala TikTok, saya biarin lewat." Pak Budi, yang nggak punya pilihan, langsung nyanyi sambil joget ala TikTok. "Balonku ada lima, rupa-rupa warnanya... hijau, kuning, kelabu, merah muda, dan biru!"
Anak-anak jalanan yang lihat langsung ngumpul sambil tepuk tangan. "Wih, ada om-om joget lucu!" teriak mereka. Pak Polisi pun tertawa terbahak-bahak. "Oke, Bapak boleh lewat!"
Tapi, nasib malang belum berakhir. Begitu Pak Budi masuk mobil, tiba-tiba mobilnya nggak bisa nyala! "Aduh, ini kenapa lagi?!" keluhnya. Ternyata, dia lupa isi bensin karena semalem sibuk main Mobile Legends. Akhirnya, dia terpaksa dorong mobilnya ke pom bensin terdekat sambil dikerubuti anak-anak jalanan yang teriak, "Woi, ada om-om joget dorong mobil!"
Sampai di kantor, Pak Budi sudah lelah setengah mati. Tapi, betapa kagetnya dia ketika melihat kalender di meja kantornya. "Lho, hari ini kan hari Sabtu?! Ganjil-genap nggak berlaku!" teriaknya. Semua karyawan di kantor tertawa terpingkal-pingkal. "Pak Budi, Bapak ini lucu banget sih! Nggak lihat kalender ya?" kata Bu Minah, sekretarisnya.
Pak Budi cuma bisa geleng-geleng kepala sambil tersenyum kecut. "Ya sudahlah, yang penting hari ini jadi bahan cerita lucu buat kalian semua," katanya sambil mengambil kopi dan duduk di kursinya, berharap besok nggak ada kejadian aneh lagi.
Tapi, Pak Budi punya ide brillian (menurutnya). Dia ambil spidol dan coret-coret angka 3 di plat nomornya jadi 2. "Nah, sekarang jadi genap! Plat B 1224 XYZ! Genius!" pikirnya sambil tersenyum puas.
Dia melaju dengan percaya diri. Tapi, baru beberapa meter, dia ketemu Pak Polisi yang sedang asyik selfie buat Instagram. "Wah, ini mobil plat ganjil! Berhenti!" teriak Pak Polisi sambil pose ala model.
Pak Budi panik. Dia buru-buru keluar dari mobil dan bilang, "Eh, Pak Polisi, ini plat saya genap kok. Lihat, B 1224 XYZ!" Pak Polisi mengernyitkan dahi. "Lho, kok angkanya kayak dicoret-coret pakai spidol ya?"
Pak Budi langsung beralibi, "Oh, itu... itu karena kemarin mobil saya kejedot sama kucing. Jadi platnya agak rusak. Tapi, ini tetap genap, Pak!" Pak Polisi cuma geleng-geleng kepala. "Bapak ini kreatif banget sih. Oke, saya kasih tantangan. Kalau Bapak bisa jawab teka-teki saya, saya biarin lewat."
"Oke, teka-tekinya apa?" tanya Pak Budi penasaran.
Pak Polisi tersenyum licik. "Apa yang punya empat kaki di pagi hari, dua kaki di siang hari, dan tiga kaki di malam hari?" Pak Budi berpikir keras. "Hmm... kuda yang pake tongkat?" tebaknya. Pak Polisi langsung tertawa ngakak. "Salah! Itu mah teka-tekinya Oedipus! Jawabannya manusia: merangkak waktu bayi, jalan waktu dewasa, pake tongkat waktu tua!"
Pak Budi cuma bisa geleng-geleng kepala. "Ya udah, saya bayar denda deh," katanya sambil ngeluarin dompet. Tapi, betapa kagetnya dia ketika dompetnya kosong melompong! "Aduh, dompet saya ketinggalan di rumah!" keluhnya.
Pak Polisi cuma tersenyum simpatik. "Gini aja, Pak. Saya kasih tugas. Kalau Bapak bisa nyanyi lagu "Balonku" sambil joget ala TikTok, saya biarin lewat." Pak Budi, yang nggak punya pilihan, langsung nyanyi sambil joget ala TikTok. "Balonku ada lima, rupa-rupa warnanya... hijau, kuning, kelabu, merah muda, dan biru!"
Anak-anak jalanan yang lihat langsung ngumpul sambil tepuk tangan. "Wih, ada om-om joget lucu!" teriak mereka. Pak Polisi pun tertawa terbahak-bahak. "Oke, Bapak boleh lewat!"
Tapi, nasib malang belum berakhir. Begitu Pak Budi masuk mobil, tiba-tiba mobilnya nggak bisa nyala! "Aduh, ini kenapa lagi?!" keluhnya. Ternyata, dia lupa isi bensin karena semalem sibuk main Mobile Legends. Akhirnya, dia terpaksa dorong mobilnya ke pom bensin terdekat sambil dikerubuti anak-anak jalanan yang teriak, "Woi, ada om-om joget dorong mobil!"
Sampai di kantor, Pak Budi sudah lelah setengah mati. Tapi, betapa kagetnya dia ketika melihat kalender di meja kantornya. "Lho, hari ini kan hari Sabtu?! Ganjil-genap nggak berlaku!" teriaknya. Semua karyawan di kantor tertawa terpingkal-pingkal. "Pak Budi, Bapak ini lucu banget sih! Nggak lihat kalender ya?" kata Bu Minah, sekretarisnya.
Pak Budi cuma bisa geleng-geleng kepala sambil tersenyum kecut. "Ya sudahlah, yang penting hari ini jadi bahan cerita lucu buat kalian semua," katanya sambil mengambil kopi dan duduk di kursinya, berharap besok nggak ada kejadian aneh lagi.
Ganjil-Genap: Misi Pak Budi Menghindari Polisi
NEXT:
Demo, Emas, dan Surat Lolly
PREV:
