View : 81 kali.
Home >
Opinion
Kategori: Fenomena Alam
Minggu, 21 Juni 2026

Lumajang — Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (pvmbg) meluruskan informasi yang beredar di media sosial terkait dugaan erupsi besar gunung semeru yang disebut-sebut menimbulkan kondisi darurat ekstrem.
pvmbg menegaskan bahwa informasi tersebut tidak sesuai dengan data pemantauan resmi dan sebagian konten yang beredar diketahui merupakan rekaman lama atau peristiwa sebelumnya yang tidak menggambarkan kondisi terkini.
Hingga saat ini, gunung semeru
yang berada di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, masih berstatus Level III
(Siaga). Dalam status ini, aktivitas vulkanik masih berlangsung dan
bersifat fluktuatif, berupa erupsi kecil hingga sedang yang terekam
secara visual maupun instrumental oleh petugas pemantauan.
Menurut pvmbg, seluruh aktivitas gunung semeru terus dipantau secara real-time melalui sistem pemantauan kegempaan, visual, dan data lainnya oleh petugas di pos pengamatan. Evaluasi dilakukan secara berkala untuk menentukan tingkat aktivitas gunung api.
pvmbg juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, terutama yang berasal dari media sosial tanpa sumber resmi.
Informasi resmi terkait aktivitas gunung api di Indonesia hanya disampaikan melalui kanal Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, serta pemerintah daerah setempat.
Selain itu, pvmbg kembali mengingatkan masyarakat agar tetap mematuhi rekomendasi keselamatan, termasuk tidak beraktivitas di zona rawan bencana (KRB), serta waspada terhadap potensi lahar hujan terutama saat terjadi hujan di wilayah hulu Sungai Besuk Kobokan.
Kesimpulan
PVMBG Klarifikasi Hoaks Erupsi Besar Gunung Semeru di Media Sosial, Status Tetap Siaga Level III
Minggu, 21 Juni 2026
PVMBG Klarifikasi Hoaks Erupsi Besar Gunung Semeru di Media Sosial, Status Tetap Siaga Level III

Petugas PVMBG memantau aktivitas Gunung Semeru yang masih berstatus Siaga dengan kolom abu vulkanik terlihat dari kejauhan
Lumajang — Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (pvmbg) meluruskan informasi yang beredar di media sosial terkait dugaan erupsi besar gunung semeru yang disebut-sebut menimbulkan kondisi darurat ekstrem.
pvmbg menegaskan bahwa informasi tersebut tidak sesuai dengan data pemantauan resmi dan sebagian konten yang beredar diketahui merupakan rekaman lama atau peristiwa sebelumnya yang tidak menggambarkan kondisi terkini.
LIVE
Menurut pvmbg, seluruh aktivitas gunung semeru terus dipantau secara real-time melalui sistem pemantauan kegempaan, visual, dan data lainnya oleh petugas di pos pengamatan. Evaluasi dilakukan secara berkala untuk menentukan tingkat aktivitas gunung api.
pvmbg juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, terutama yang berasal dari media sosial tanpa sumber resmi.
Informasi resmi terkait aktivitas gunung api di Indonesia hanya disampaikan melalui kanal Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, serta pemerintah daerah setempat.
Selain itu, pvmbg kembali mengingatkan masyarakat agar tetap mematuhi rekomendasi keselamatan, termasuk tidak beraktivitas di zona rawan bencana (KRB), serta waspada terhadap potensi lahar hujan terutama saat terjadi hujan di wilayah hulu Sungai Besuk Kobokan.
Kesimpulan
pvmbg menegaskan bahwa Gunung
Semeru masih berada pada status Siaga (Level III) dengan aktivitas
vulkanik yang terus dipantau secara ketat. Informasi mengenai erupsi
besar yang beredar di media sosial dipastikan tidak sesuai dengan data
pemantauan resmi dan termasuk dalam kategori informasi yang tidak
terverifikasi.
PVMBG Klarifikasi Hoaks Erupsi Besar Gunung Semeru di Media Sosial, Status Tetap Siaga Level III
NEXT:
Panggilan Masuk dari Nomor Tak Dikenal? Waspada Penipuan! Saatnya Blokir Sekarang
PREV:
