WA: 0812 8595 8481
⋮
View : 179 kali.
Home > Pokok Bahasan Manajemen Strategi >
Week Materi Kuliah Manajemen Strategi
___01 Memahami konsep dasar - Pengantar Manajemen Strategi
Kuliah ptm pertama Manajemen Strategi dengan topik "Memahami konsep dasar - Pengantar Manajemen Strategi"
A. Tujuan Pembelajaran (supaya jelas)
Setelah perkuliahan ini, mahasiswa tidak hanya duduk manis dan ngantuk, tetapi diharapkan mampu:
- Memahami apa itu manajemen strategi dan wilayah kerjanya (bukan manajemen perasaan. he he).
- Menjelaskan kenapa manajemen strategi itu penting, bukan cuma istilah keren di slide.
- Membedakan manajemen strategi dan manajemen operasional (jangan sampai ketuker!).
- Menemukan contoh nyata strategi di sekitar kita, dari UMKM sampai perusahaan teknologi.
- Ikut diskusi strategi dengan kritis dan logis, bukan sekadar "menurut saya sih…" tanpa alasan.
B. Pengantar Manajemen Strategi
1. Kenapa Manajemen Strategi Itu Penting?
* Manajemen strategi membantu organisasi:
- Menentukan arah jangka panjang
- Menghadapi ketidakpastian lingkungan
- Bertahan dan menang di tengah persaingan yang makin brutal
Analogi sederhana :
Bayangkan organisasi itu kapal laut.
- Visi & Misi = tujuan pelayaran (mau ke Bali atau ke Antartika?)
- Strategi = rute yang dipilih (lewat laut tenang atau badai?)
- Manajer strategi = nahkoda kapal
Tanpa strategi, kapal tetap jalan, tapi awaknya bingung: "Ini kita mau ke mana, sih?"
2. Apa Itu Manajemen Strategi?
Beberapa definisi:
- Manajemen strategi adalah serangkaian keputusan dan tindakan untuk menentukan kinerja jangka panjang organisasi.
- Manajemen strategi adalah proses merumuskan, menjalankan, dan mengevaluasi strategi agar tujuan organisasi tercapai.
Kata kunci:
- Jangka panjang
- Lingkungan
- Keunggulan bersaing
Kalau cuma mikirin hari ini doang, itu bukan strategi, itu bertahan hidup ...
C. Bedanya Manajemen Strategi vs Manajemen Operasional
Aspek Manajemen Strategi Manajemen Operasional
-----------------------------------------------------
Fokus waktu Jangka panjang Jangka pendek
Orientasi Arah & keunggulan Efisiensi harian
Contoh keputusan Ekspansi bisnis Jadwal kerja
Risiko Tinggi Rendah, sedang
Contoh :
Strategi: Membuka cabang baru di kota lain.
Operasional: Mengatur jam kerja karyawan cabang tersebut.
Strategi mikir ke mana,
operasional mikir hari ini ngapain.
D. Proses Dasar Manajemen Strategi
1. Perumusan Strategi
Menjawab tiga pertanyaan besar:
- Siapa kita?
- Mau ke mana?
- Bagaimana caranya sampai ke sana?
Termasuk di dalamnya:
- Analisis lingkungan (internal & eksternal)
- Penetapan visi, misi, dan tujuan
Ibarat mau nikah: kenal diri sendiri dulu, tentukan tujuan,
baru mikir caranya. he he.
2. Implementasi Strategi
Strategi tidak boleh berhenti di kertas atau slide PowerPoint nya pimpinan.
(Anda nanti kan akan jadi pimpinan, setelah LULUS dari STIE MP)
Yang perlu dilakukan:
- Menerjemahkan strategi ke tindakan nyata
- Mengalokasikan sumber daya (uang, orang, waktu)
- Menyusun kebijakan dan program kerja
Strategi tanpa implementasi = wacana.
3. Evaluasi Strategi
Pertanyaan penting:
- Apakah strategi berhasil?
- Apa yang perlu diperbaiki?
Kalau salah, jangan gengsi ganti strategi.
Dunia bisnis bukan lomba paling keras kepala.
E. Contoh Kasus Sederhana
Kasus 1: UMKM Kopi Lokal
Sebuah kedai kopi kecil harus bersaing dengan banyak franchise besar.
Strategi yang diambil:
- Fokus pada kopi lokal premium
- Menargetkan komunitas pecinta kopi
- Diferensiasi rasa dan cerita produk
➡️ Ini namanya strategi diferensiasi,
bukan perang harga sampai bangkrut.
Kasus 2: Perusahaan Teknologi
Perusahaan software mengubah model bisnis:
- Dari jual putus lisensi
- Menjadi sistem berlangganan (subscription)
Tujuan strategis:
- Pendapatan berulang
- Hubungan jangka panjang dengan pelanggan
Ini contoh strategi adaptasi terhadap perubahan lingkungan.
Pertanyaan Diskusi
1. Kenapa banyak bisnis gagal padahal produknya bagus?
2. Apakah semua organisasi perlu strategi formal?
Pertanyaan Refleksi
- Jika kamu punya bisnis online kecil, strategi apa yang akan kamu pilih?
- Lebih penting strategi atau eksekusi? Jelaskan alasannya.
Penutup:
Strategi yang hebat bukan yang terlihat pintar di atas kertas,
tetapi yang bisa dijalankan dan disesuaikan dengan realitas.
A. Tujuan Pembelajaran (supaya jelas)
Setelah perkuliahan ini, mahasiswa tidak hanya duduk manis dan ngantuk, tetapi diharapkan mampu:
- Memahami apa itu manajemen strategi dan wilayah kerjanya (bukan manajemen perasaan. he he).
- Menjelaskan kenapa manajemen strategi itu penting, bukan cuma istilah keren di slide.
- Membedakan manajemen strategi dan manajemen operasional (jangan sampai ketuker!).
- Menemukan contoh nyata strategi di sekitar kita, dari UMKM sampai perusahaan teknologi.
- Ikut diskusi strategi dengan kritis dan logis, bukan sekadar "menurut saya sih…" tanpa alasan.
B. Pengantar Manajemen Strategi
1. Kenapa Manajemen Strategi Itu Penting?
* Manajemen strategi membantu organisasi:
- Menentukan arah jangka panjang
- Menghadapi ketidakpastian lingkungan
- Bertahan dan menang di tengah persaingan yang makin brutal
Analogi sederhana :
Bayangkan organisasi itu kapal laut.
- Visi & Misi = tujuan pelayaran (mau ke Bali atau ke Antartika?)
- Strategi = rute yang dipilih (lewat laut tenang atau badai?)
- Manajer strategi = nahkoda kapal
Tanpa strategi, kapal tetap jalan, tapi awaknya bingung: "Ini kita mau ke mana, sih?"
2. Apa Itu Manajemen Strategi?
Beberapa definisi:
- Manajemen strategi adalah serangkaian keputusan dan tindakan untuk menentukan kinerja jangka panjang organisasi.
- Manajemen strategi adalah proses merumuskan, menjalankan, dan mengevaluasi strategi agar tujuan organisasi tercapai.
Kata kunci:
- Jangka panjang
- Lingkungan
- Keunggulan bersaing
Kalau cuma mikirin hari ini doang, itu bukan strategi, itu bertahan hidup ...
C. Bedanya Manajemen Strategi vs Manajemen Operasional
Aspek Manajemen Strategi Manajemen Operasional
-----------------------------------------------------
Fokus waktu Jangka panjang Jangka pendek
Orientasi Arah & keunggulan Efisiensi harian
Contoh keputusan Ekspansi bisnis Jadwal kerja
Risiko Tinggi Rendah, sedang
Contoh :
Strategi: Membuka cabang baru di kota lain.
Operasional: Mengatur jam kerja karyawan cabang tersebut.
Strategi mikir ke mana,
operasional mikir hari ini ngapain.
D. Proses Dasar Manajemen Strategi
1. Perumusan Strategi
Menjawab tiga pertanyaan besar:
- Siapa kita?
- Mau ke mana?
- Bagaimana caranya sampai ke sana?
Termasuk di dalamnya:
- Analisis lingkungan (internal & eksternal)
- Penetapan visi, misi, dan tujuan
Ibarat mau nikah: kenal diri sendiri dulu, tentukan tujuan,
baru mikir caranya. he he.
2. Implementasi Strategi
Strategi tidak boleh berhenti di kertas atau slide PowerPoint nya pimpinan.
(Anda nanti kan akan jadi pimpinan, setelah LULUS dari STIE MP)
Yang perlu dilakukan:
- Menerjemahkan strategi ke tindakan nyata
- Mengalokasikan sumber daya (uang, orang, waktu)
- Menyusun kebijakan dan program kerja
Strategi tanpa implementasi = wacana.
3. Evaluasi Strategi
Pertanyaan penting:
- Apakah strategi berhasil?
- Apa yang perlu diperbaiki?
Kalau salah, jangan gengsi ganti strategi.
Dunia bisnis bukan lomba paling keras kepala.
E. Contoh Kasus Sederhana
Kasus 1: UMKM Kopi Lokal
Sebuah kedai kopi kecil harus bersaing dengan banyak franchise besar.
Strategi yang diambil:
- Fokus pada kopi lokal premium
- Menargetkan komunitas pecinta kopi
- Diferensiasi rasa dan cerita produk
➡️ Ini namanya strategi diferensiasi,
bukan perang harga sampai bangkrut.
Kasus 2: Perusahaan Teknologi
Perusahaan software mengubah model bisnis:
- Dari jual putus lisensi
- Menjadi sistem berlangganan (subscription)
Tujuan strategis:
- Pendapatan berulang
- Hubungan jangka panjang dengan pelanggan
Ini contoh strategi adaptasi terhadap perubahan lingkungan.
Pertanyaan Diskusi
1. Kenapa banyak bisnis gagal padahal produknya bagus?
2. Apakah semua organisasi perlu strategi formal?
Pertanyaan Refleksi
- Jika kamu punya bisnis online kecil, strategi apa yang akan kamu pilih?
- Lebih penting strategi atau eksekusi? Jelaskan alasannya.
Penutup:
Strategi yang hebat bukan yang terlihat pintar di atas kertas,
tetapi yang bisa dijalankan dan disesuaikan dengan realitas.
Kontrak Perkuliahan:
------------------------------
Aturan Perkuliahan
1. Kehadiran minimal 75%
2. Keterlambatan maksimal 15 menit
3. Tugas dikumpulkan sesuai tenggat
4. Etika akademik dan sopan santun dijunjung tinggi
Sistem Penilaian yang berlaku di STIE Mulia Pratama
Komponen Bobot
--------------------
Kehadiran 15%
Tugas Individu 15%
UTS 30%
UAS 40%
--------------------
Total 100%
------------------------------
Aturan Perkuliahan
1. Kehadiran minimal 75%
2. Keterlambatan maksimal 15 menit
3. Tugas dikumpulkan sesuai tenggat
4. Etika akademik dan sopan santun dijunjung tinggi
Sistem Penilaian yang berlaku di STIE Mulia Pratama
Komponen Bobot
--------------------
Kehadiran 15%
Tugas Individu 15%
UTS 30%
UAS 40%
--------------------
Total 100%
Materi Kuliah:
