WA: 0812 8595 8481
⋮
View : 91 kali.
Home > Pokok Bahasan HUKUM BISNIS >
Week Materi Kuliah HUKUM BISNIS | Jawaban Tugas Mahasiswa___02 Week 2 - SUMBER & ASAS HUKUM BISNIS
KUH Dagang (Wetboek van Koophandel)
KUH Dagang = aturan main bisnis jadul yang masih hidup
Kontrak usaha
Pembukuan
CV & Firma
Asuransi
Kalau nggak ada → balik ke KUH Perdata
UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas
UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen
UU No. 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat
UU Cipta Kerja (Omnibus Law)
Catatan penting: Dalam praktik bisnis modern, banyak aturan bisnis justru lahir dari undang-undang sektoral.
b. Kebiasaan (Customary Law)
Kebiasaan adalah perbuatan yang dilakukan secara berulang-ulang dalam praktik bisnis dan diterima sebagai hukum.
Contoh:
Pembayaran komisi agen
Praktik termin pembayaran (30 hari, 60 hari)
Cara pengiriman barang dalam perdagangan
Syarat kebiasaan menjadi hukum:
Dilakukan terus-menerus
Diterima oleh pelaku usaha
Dipercaya sebagai kewajiban hukum
c. Yurisprudensi
Yurisprudensi adalah putusan hakim yang dijadikan acuan dalam perkara sejenis.
Dalam hukum bisnis, yurisprudensi penting karena:
Banyak sengketa bisnis bersifat kompleks
Tidak semua masalah bisnis diatur jelas dalam undang-undang
Contoh:
Putusan pailit
Sengketa wanprestasi kontrak bisnis
d. Doktrin (Pendapat Ahli)
Doktrin adalah pendapat para pakar hukum yang diakui keilmuannya.
Contoh:
Pendapat ahli hukum bisnis
Buku teks hukum
Jurnal ilmiah
Doktrin sering digunakan oleh hakim sebagai bahan pertimbangan dalam memutus perkara.
e. Perjanjian (Kontrak)
Dalam hukum bisnis berlaku prinsip:
Perjanjian berlaku sebagai undang-undang bagi para pihak
Artinya: kontrak bisnis yang dibuat secara sah menjadi sumber hukum khusus bagi pihak-pihak yang membuatnya.
D. Asas-Asas Hukum Bisnis
Asas hukum adalah prinsip dasar yang menjadi fondasi dalam pembentukan dan penerapan hukum.
1. Asas Kebebasan Berkontrak
Para pihak bebas:
Menentukan isi kontrak
Menentukan bentuk kontrak
Menentukan mitra bisnis
Batasan:
Tidak melanggar hukum
Tidak melanggar kesusilaan
Tidak melanggar ketertiban umum
2. Asas Konsensualisme
Perjanjian dianggap sah sejak terjadi kesepakatan, meskipun belum dituangkan secara tertulis.
Contoh:
Kesepakatan jual beli lisan
Namun, dalam bisnis modern, perjanjian tertulis tetap dianjurkan sebagai alat bukti.
3. Asas Itikad Baik
Setiap pihak wajib bertindak jujur dan tidak merugikan pihak lain.
Asas ini berlaku:
Saat perjanjian dibuat
Saat perjanjian dilaksanakan
Contoh pelanggaran:
Menyembunyikan informasi penting
Sengaja membuat klausul merugikan
4. Asas Pacta Sunt Servanda
Setiap perjanjian yang dibuat secara sah wajib dipatuhi.
Kontrak bukan pajangan, tapi janji hukum.
5. Asas Keseimbangan
Hak dan kewajiban para pihak harus seimbang.
Asas ini penting untuk:
Melindungi pihak lemah
Mencegah eksploitasi
Contoh penerapan:
Perlindungan konsumen
Kontrak baku
6. Asas Kepastian Hukum
Hukum harus:
Jelas
Konsisten
Dapat diprediksi
Asas ini penting agar pelaku usaha merasa aman dalam menjalankan bisnis.
E. Contoh Kasus Sederhana
Sebuah perusahaan A membuat kontrak dengan perusahaan B secara tertulis. Namun, A secara sepihak mengubah isi kontrak tanpa persetujuan B.
Analisis:
Melanggar asas pacta sunt servanda
Melanggar asas itikad baik
Kontrak awal tetap mengikat kedua belah pihak
F. Rangkuman
Sumber hukum bisnis berasal dari undang-undang, kebiasaan, yurisprudensi, doktrin, dan perjanjian.
Asas hukum bisnis menjadi pedoman dalam menjalankan kegiatan usaha.
Pemahaman sumber dan asas hukum bisnis membantu mencegah sengketa dan menciptakan iklim usaha yang sehat.
G. Penutup:
Hukum bisnis bukan untuk menghambat usaha, tetapi untuk menjaga agar bisnis berjalan adil, tertib, dan berkelanjutan.
H. Tugas
1. Identifikasi sumber hukum bisnis yang paling sering digunakan dalam praktik UMKM.
2. Berikan contoh pelanggaran asas itikad baik dalam bisnis digital.
Jawaban Tugas berupa .pdf agar di upload ke SIAK.
___02 Week 2 - SUMBER & ASAS HUKUM BISNIS
#2 SUMBER & ASAS HUKUM BISNIS
A. Capaian Pembelajaran Mingguan (CPM)
Setelah mengikuti perkuliahan minggu ke-2 ini, mahasiswa diharapkan mampu:
- Menjelaskan pengertian sumber hukum dalam hukum bisnis.
- Mengidentifikasi dan membedakan berbagai sumber hukum bisnis di Indonesia.
- Memahami asas-asas hukum bisnis yang mendasari kegiatan usaha.
- Menganalisis penerapan asas hukum bisnis dalam kasus sederhana.
B. Pendahuluan
Dalam dunia bisnis, tidak semua persoalan dapat diselesaikan hanya dengan logika ekonomi atau strategi manajemen. Banyak konflik bisnis muncul karena ketidaktahuan atau pengabaian terhadap hukum. Oleh karena itu, pelaku usaha wajib memahami dari mana hukum bisnis berasal (sumber hukum) dan prinsip-prinsip dasar yang menjadi roh dari hukum bisnis (asas hukum).
Ibarat bermain sepak bola: sebelum bermain, kita harus tahu aturan main dan semangat fair play-nya. Aturan main = sumber hukum, semangat fair play = asas hukum.
C. Sumber Hukum Bisnis
1. Pengertian Sumber Hukum
Sumber hukum adalah segala sesuatu yang menimbulkan aturan hukum serta menjadi dasar berlakunya hukum.
Dalam hukum bisnis, sumber hukum menjadi rujukan utama dalam mengatur hubungan antar pelaku usaha, antara pelaku usaha dengan konsumen, maupun dengan negara.
2. Jenis-Jenis Sumber Hukum Bisnis
a. Undang-Undang (Statutory Law)
Merupakan sumber hukum utama dan tertulis.
Contoh undang-undang yang berkaitan dengan hukum bisnis:
KUH Perdata (Burgerlijk Wetboek)
Kalau ada urusan utang-piutang, kontrak, jual beli, perkawinan,
A. Capaian Pembelajaran Mingguan (CPM)
Setelah mengikuti perkuliahan minggu ke-2 ini, mahasiswa diharapkan mampu:
- Menjelaskan pengertian sumber hukum dalam hukum bisnis.
- Mengidentifikasi dan membedakan berbagai sumber hukum bisnis di Indonesia.
- Memahami asas-asas hukum bisnis yang mendasari kegiatan usaha.
- Menganalisis penerapan asas hukum bisnis dalam kasus sederhana.
B. Pendahuluan
Dalam dunia bisnis, tidak semua persoalan dapat diselesaikan hanya dengan logika ekonomi atau strategi manajemen. Banyak konflik bisnis muncul karena ketidaktahuan atau pengabaian terhadap hukum. Oleh karena itu, pelaku usaha wajib memahami dari mana hukum bisnis berasal (sumber hukum) dan prinsip-prinsip dasar yang menjadi roh dari hukum bisnis (asas hukum).
Ibarat bermain sepak bola: sebelum bermain, kita harus tahu aturan main dan semangat fair play-nya. Aturan main = sumber hukum, semangat fair play = asas hukum.
C. Sumber Hukum Bisnis
1. Pengertian Sumber Hukum
Sumber hukum adalah segala sesuatu yang menimbulkan aturan hukum serta menjadi dasar berlakunya hukum.
Dalam hukum bisnis, sumber hukum menjadi rujukan utama dalam mengatur hubungan antar pelaku usaha, antara pelaku usaha dengan konsumen, maupun dengan negara.
2. Jenis-Jenis Sumber Hukum Bisnis
a. Undang-Undang (Statutory Law)
Merupakan sumber hukum utama dan tertulis.
Contoh undang-undang yang berkaitan dengan hukum bisnis:
KUH Perdata (Burgerlijk Wetboek)
Kalau ada urusan utang-piutang, kontrak, jual beli, perkawinan,
perceraian, atau warisan nah itu wilayah KUH Perdata.
KUH Dagang (Wetboek van Koophandel)
KUH Dagang = aturan main bisnis jadul yang masih hidup
Kontrak usaha
Pembukuan
CV & Firma
Asuransi
Kalau nggak ada → balik ke KUH Perdata
UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas
UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen
UU No. 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat
UU Cipta Kerja (Omnibus Law)
Catatan penting: Dalam praktik bisnis modern, banyak aturan bisnis justru lahir dari undang-undang sektoral.
b. Kebiasaan (Customary Law)
Kebiasaan adalah perbuatan yang dilakukan secara berulang-ulang dalam praktik bisnis dan diterima sebagai hukum.
Contoh:
Pembayaran komisi agen
Praktik termin pembayaran (30 hari, 60 hari)
Cara pengiriman barang dalam perdagangan
Syarat kebiasaan menjadi hukum:
Dilakukan terus-menerus
Diterima oleh pelaku usaha
Dipercaya sebagai kewajiban hukum
c. Yurisprudensi
Yurisprudensi adalah putusan hakim yang dijadikan acuan dalam perkara sejenis.
Dalam hukum bisnis, yurisprudensi penting karena:
Banyak sengketa bisnis bersifat kompleks
Tidak semua masalah bisnis diatur jelas dalam undang-undang
Contoh:
Putusan pailit
Sengketa wanprestasi kontrak bisnis
d. Doktrin (Pendapat Ahli)
Doktrin adalah pendapat para pakar hukum yang diakui keilmuannya.
Contoh:
Pendapat ahli hukum bisnis
Buku teks hukum
Jurnal ilmiah
Doktrin sering digunakan oleh hakim sebagai bahan pertimbangan dalam memutus perkara.
e. Perjanjian (Kontrak)
Dalam hukum bisnis berlaku prinsip:
Perjanjian berlaku sebagai undang-undang bagi para pihak
Artinya: kontrak bisnis yang dibuat secara sah menjadi sumber hukum khusus bagi pihak-pihak yang membuatnya.
D. Asas-Asas Hukum Bisnis
Asas hukum adalah prinsip dasar yang menjadi fondasi dalam pembentukan dan penerapan hukum.
1. Asas Kebebasan Berkontrak
Para pihak bebas:
Menentukan isi kontrak
Menentukan bentuk kontrak
Menentukan mitra bisnis
Batasan:
Tidak melanggar hukum
Tidak melanggar kesusilaan
Tidak melanggar ketertiban umum
2. Asas Konsensualisme
Perjanjian dianggap sah sejak terjadi kesepakatan, meskipun belum dituangkan secara tertulis.
Contoh:
Kesepakatan jual beli lisan
Namun, dalam bisnis modern, perjanjian tertulis tetap dianjurkan sebagai alat bukti.
3. Asas Itikad Baik
Setiap pihak wajib bertindak jujur dan tidak merugikan pihak lain.
Asas ini berlaku:
Saat perjanjian dibuat
Saat perjanjian dilaksanakan
Contoh pelanggaran:
Menyembunyikan informasi penting
Sengaja membuat klausul merugikan
4. Asas Pacta Sunt Servanda
Setiap perjanjian yang dibuat secara sah wajib dipatuhi.
Kontrak bukan pajangan, tapi janji hukum.
5. Asas Keseimbangan
Hak dan kewajiban para pihak harus seimbang.
Asas ini penting untuk:
Melindungi pihak lemah
Mencegah eksploitasi
Contoh penerapan:
Perlindungan konsumen
Kontrak baku
6. Asas Kepastian Hukum
Hukum harus:
Jelas
Konsisten
Dapat diprediksi
Asas ini penting agar pelaku usaha merasa aman dalam menjalankan bisnis.
E. Contoh Kasus Sederhana
Sebuah perusahaan A membuat kontrak dengan perusahaan B secara tertulis. Namun, A secara sepihak mengubah isi kontrak tanpa persetujuan B.
Analisis:
Melanggar asas pacta sunt servanda
Melanggar asas itikad baik
Kontrak awal tetap mengikat kedua belah pihak
F. Rangkuman
Sumber hukum bisnis berasal dari undang-undang, kebiasaan, yurisprudensi, doktrin, dan perjanjian.
Asas hukum bisnis menjadi pedoman dalam menjalankan kegiatan usaha.
Pemahaman sumber dan asas hukum bisnis membantu mencegah sengketa dan menciptakan iklim usaha yang sehat.
G. Penutup:
Hukum bisnis bukan untuk menghambat usaha, tetapi untuk menjaga agar bisnis berjalan adil, tertib, dan berkelanjutan.
H. Tugas
1. Identifikasi sumber hukum bisnis yang paling sering digunakan dalam praktik UMKM.
2. Berikan contoh pelanggaran asas itikad baik dalam bisnis digital.
Jawaban Tugas berupa .pdf agar di upload ke SIAK.
Materi Kuliah:
