View : 103 kali.
Home >
Opinion
Kategori: Ekonomi Indonesia
Selasa, 02 Juni 2026

Penulis: Murdan Sianturi, S.Kom, M.Kom
Perubahan besar dalam sektor energi Indonesia mulai terlihat dari daerah. Di Rembang, Jawa Tengah, muncul langkah awal penggunaan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai pengganti lpg di dapur operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Langkah ini sontak menarik perhatian publik karena selama ini LPG dianggap sebagai "energi utama” rumah tangga Indonesia. Kini, muncul pertanyaan besar: apakah ini awal dari pergeseran besar energi nasional?
CNG Mulai Dipakai di Rembang
Berdasarkan laporan di Rembang, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dorokandang, Lasem mulai beralih dari LPG ke CNG untuk kebutuhan operasional dapur.
Alasan utama peralihan ini adalah:
Kenapa CNG Jadi Sorotan?
CNG bukan hal baru dalam dunia energi. Banyak negara sudah menggunakannya sebagai bahan bakar alternatif untuk transportasi dan industri.
Keunggulan CNG antara lain:
CNG mulai masuk ke sektor dapur operasional, bukan hanya industri atau transportasi.
Apakah Ini Berarti LPG Akan Digantikan?
Meski terlihat "besar”, fakta di lapangan menunjukkan bahwa ini masih tahap awal.
Yang perlu dipahami:
Dampak Strategis bagi Indonesia
Jika tren ini berkembang, ada beberapa dampak besar yang mungkin terjadi:
1. Pengurangan impor LPG
Indonesia masih sangat bergantung pada LPG impor. CNG bisa menjadi solusi untuk mengurangi beban ini.
2. Efisiensi subsidi energi
Jika CNG lebih hemat, subsidi energi bisa ditekan dalam jangka panjang.
3. Perubahan peta energi nasional
Indonesia bisa bergerak ke sistem energi campuran:
Meski menjanjikan, implementasi CNG secara nasional tidak mudah.
Beberapa tantangan utama:
Kasus Rembang menunjukkan bahwa CNG bukan lagi sekadar wacana. Ia sudah mulai diuji dalam praktik nyata.
Namun, kesimpulan realistisnya adalah:
CNG belum menggantikan LPG secara nasional, tetapi sudah mulai masuk sebagai alternatif serius dalam tahap transisi energi indonesia.
Perubahan ini kemungkinan besar akan berlangsung bertahap, bukan revolusi instan.
Penutup
Peralihan energi selalu membutuhkan waktu, infrastruktur, dan kesiapan masyarakat. Kasus Rembang bisa menjadi "pintu awal” menuju transformasi energi Indonesia yang lebih efisien dan mandiri.
REFERENSI
Berita Jateng (Rembang - CNG mulai digunakan di SPPG)
https://beritajateng.id/rembang/sppg-di-rembang-mulai-beralih-dari-lpg-ke-cng-dinilai-lebih-hemat/
Mulai Terjadi! CNG Gantikan LPG di Rembang
Selasa, 02 Juni 2026
Mulai Terjadi! CNG Gantikan LPG di Rembang

CNG mulai digunakan di dapur program MBG Rembang sebagai alternatif pengganti LPG dengan efisiensi biaya energi
Penulis: Murdan Sianturi, S.Kom, M.Kom
Perubahan besar dalam sektor energi Indonesia mulai terlihat dari daerah. Di Rembang, Jawa Tengah, muncul langkah awal penggunaan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai pengganti lpg di dapur operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Langkah ini sontak menarik perhatian publik karena selama ini LPG dianggap sebagai "energi utama” rumah tangga Indonesia. Kini, muncul pertanyaan besar: apakah ini awal dari pergeseran besar energi nasional?
CNG Mulai Dipakai di Rembang
Berdasarkan laporan di Rembang, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dorokandang, Lasem mulai beralih dari LPG ke CNG untuk kebutuhan operasional dapur.
Alasan utama peralihan ini adalah:
- biaya operasional lebih hemat
- pasokan lebih stabil
- efisiensi penggunaan energi
Kenapa CNG Jadi Sorotan?
CNG bukan hal baru dalam dunia energi. Banyak negara sudah menggunakannya sebagai bahan bakar alternatif untuk transportasi dan industri.
Keunggulan CNG antara lain:
- emisi lebih rendah dibanding bahan bakar fosil lain
- potensi besar dari gas alam domestik Indonesia
- biaya lebih efisien dalam skala tertentu
CNG mulai masuk ke sektor dapur operasional, bukan hanya industri atau transportasi.
Apakah Ini Berarti LPG Akan Digantikan?
Meski terlihat "besar”, fakta di lapangan menunjukkan bahwa ini masih tahap awal.
Yang perlu dipahami:
- penggunaan masih terbatas (pilot project)
- belum masuk rumah tangga umum
- infrastruktur masih bersifat lokal
Dampak Strategis bagi Indonesia
Jika tren ini berkembang, ada beberapa dampak besar yang mungkin terjadi:
1. Pengurangan impor LPG
Indonesia masih sangat bergantung pada LPG impor. CNG bisa menjadi solusi untuk mengurangi beban ini.
2. Efisiensi subsidi energi
Jika CNG lebih hemat, subsidi energi bisa ditekan dalam jangka panjang.
3. Perubahan peta energi nasional
Indonesia bisa bergerak ke sistem energi campuran:
- LPG (sementara)
- CNG (transisi)
- listrik (masa depan)
Tantangan Besar Jika CNG Diperluas
Meski menjanjikan, implementasi CNG secara nasional tidak mudah.
Beberapa tantangan utama:
- infrastruktur distribusi belum merata
- kebutuhan tabung dan sistem tekanan tinggi
- biaya transisi yang besar
- adaptasi masyarakat terhadap teknologi baru
Kesimpulan
Kasus Rembang menunjukkan bahwa CNG bukan lagi sekadar wacana. Ia sudah mulai diuji dalam praktik nyata.
Namun, kesimpulan realistisnya adalah:
CNG belum menggantikan LPG secara nasional, tetapi sudah mulai masuk sebagai alternatif serius dalam tahap transisi energi indonesia.
Perubahan ini kemungkinan besar akan berlangsung bertahap, bukan revolusi instan.
Peralihan energi selalu membutuhkan waktu, infrastruktur, dan kesiapan masyarakat. Kasus Rembang bisa menjadi "pintu awal” menuju transformasi energi Indonesia yang lebih efisien dan mandiri.
Namun satu hal jelas: era dominasi LPG mulai mendapat pesaing nyata.
Berita Jateng (Rembang - CNG mulai digunakan di SPPG)
https://beritajateng.id/rembang/sppg-di-rembang-mulai-beralih-dari-lpg-ke-cng-dinilai-lebih-hemat/
Pemprov Jawa Tengah - CNG lebih hemat di dapur SPPG
https://jatengprov.go.id/beritadaerah/lebih-hemat-dapur-sppg-di-rembang-mulai-manfaatkan-cng/RRI Semarang - CNG di dapur MBG Rembang
https://rri.co.id/semarang/berita-video/44282/sppg-di-rembang-mulai-gunakan-compressed-natural-gas-lebih-hemat-dari-lpgHarian Muria - efisiensi hingga 30%
https://harianmuria.com/rembang/dapur-mbg-di-rembang-mulai-pakai-cng-hemat-biaya-bahan-bakar-hingga-30-persen/Radar Kudus (Jawa Pos) - RME pasok CNG ke MBG
https://radarkudus.jawapos.com/amp/rembang/2606010059/comeback-pt-rme-pasok-cng-ke-dapur-mbg-incar-setor-dividen-pad-rembang-2027Mulai Terjadi! CNG Gantikan LPG di Rembang
NEXT:
Jual Beli Dapur MBG Berujung Bui? Ketika Program untuk Anak Bangsa Tersandera Konflik Kepentingan
PREV:
