Murdan Sianturi, S.Kom, M.Kom
☰
  • Home
  • Opini
  • Kuliah ▼
  • Publikasi ▼
  • SINTA
  • Scholar
  • About Me
  • Labuhan Batu
  • Login

View : 192 kali.

Bagikan:
Home > Opinion   Kategori: Ekonomi Indonesia
Sabtu, 23 Mei 2026

Tata Kelola Ekspor Satu Pintu Mulai 1 Juni 2026, Pemerintah Tegaskan Tidak Ditunda

Logo Danantara
Logo Danantara

Pemerintah memastikan kebijakan tata kelola ekspor komoditas strategis melalui skema satu pintu di bawah PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) tetap mulai berjalan pada 1 Juni 2026 secara bertahap. Pemerintah menegaskan bahwa implementasi kebijakan ini tidak mengalami penundaan hingga tahun 2027 seperti rumor yang sempat beredar.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, membantah kabar mengenai pengunduran jadwal implementasi tersebut. Menurutnya, proses transisi tetap dimulai sesuai target awal pemerintah.
"Tetap mulai 1 Juni 2026, secara bertahap,” tegas Airlangga kepada wartawan di kompleks Istana Presiden, Jumat (22/5/2026).


Pemerintah Luruskan Rumor Penundaan

Sebelumnya sempat muncul informasi bahwa kebijakan ekspor satu pintu akan diundur hingga 1 Januari 2027. Penundaan itu disebut-sebut dilakukan untuk memberi waktu adaptasi lebih panjang bagi eksportir nasional maupun pembeli global terhadap perubahan tata niaga komoditas Indonesia.

Salah satu laporan yang memuat isu tersebut berasal dari media dan penyedia data intelijen komoditas global, Sxcoal. Dalam laporannya, disebutkan bahwa implementasi penuh sistem ekspor terpusat untuk batu bara dan komoditas strategis lainnya ditunda hingga awal tahun depan.

Namun pemerintah memastikan informasi tersebut tidak benar. Implementasi tetap berjalan sesuai peta jalan yang telah disusun pemerintah.

Presiden Prabowo Resmi Terbitkan PP Tata Kelola Ekspor SDA

Kepastian hukum kebijakan ini diumumkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto melalui penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam (SDA).

Pengumuman tersebut disampaikan saat pidato Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2027 di DPR RI pada Rabu (20/5/2026).
"Hari ini Pemerintah Republik Indonesia yang saya pimpin menerbitkan peraturan pemerintah tentang tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam,” ujar Presiden Prabowo.


Implementasi Dilakukan Bertahap

Pemerintah menyiapkan implementasi kebijakan ini dalam dua tahapan utama menuju sistem penuh.

Tahap I --- 1 Juni hingga 31 Agustus 2026

Pada tahap awal:
  • perusahaan eksportir mulai mengalihkan transaksi ekspor kepada BUMN yang ditunjuk pemerintah
  • BUMN mulai menjalankan fungsi pemasaran dan kontrak dagang dengan pembeli luar negeri
  • proses transisi sistem perdagangan dilakukan secara bertahap
Tahap II --- Mulai 1 September 2026

Pada tahap berikutnya:
  • seluruh transaksi perdagangan ekspor-impor komoditas terkait dilakukan penuh melalui BUMN
  • pengelolaan kewenangan ekspor mulai dipusatkan
  • mekanisme pengawasan transaksi diperkuat secara nasional
  • Komoditas Strategis Tahap Awal
Pada fase awal implementasi, pemerintah mewajibkan beberapa komoditas unggulan nasional dijual melalui skema satu pintu BUMN.

Komoditas tersebut meliputi:
  • minyak kelapa sawit (CPO)
  • batu bara
  • ferroalloy atau paduan besi
"Penjualan semua hasil sumber daya alam kita, kita mulai dengan minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, ferroalloy, kita wajibkan harus dilakukan penjualannya melalui BUMN yang ditunjuk Pemerintah Republik Indonesia sebagai pengekspor tunggal,” kata Presiden Prabowo.


Fokus Pemerintah: Transparansi dan Penguatan Devisa Negara

Pemerintah menilai kebijakan ini penting untuk memperkuat tata kelola ekspor nasional dan mengurangi potensi kebocoran penerimaan negara.

Melalui sistem satu pintu, pemerintah menargetkan:
  • pengawasan transaksi ekspor lebih transparan
  • praktik under invoicing dapat ditekan
  • transfer pricing lebih mudah diawasi
  • devisa hasil ekspor (DHE) lebih terjaga di dalam negeri
Kebijakan ini juga dipandang sebagai bagian dari upaya memperkuat kedaulatan ekonomi nasional di tengah persaingan global yang semakin ketat.


Danantara Mulai Siapkan Struktur Operasional

Sebagai bagian dari kesiapan implementasi, pemerintah melalui Danantara telah menunjuk Luke Thomas Mahony untuk memimpin PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).

DSI diproyeksikan menjadi entitas utama yang membantu pemerintah mengelola rantai perdagangan dan pemasaran ekspor komoditas strategis Indonesia di pasar global.


Kesimpulan

Pemerintah memastikan tata kelola ekspor satu pintu tetap mulai berjalan pada 1 Juni 2026 secara bertahap dan tidak mengalami penundaan.

Melalui kebijakan ini, pemerintah ingin:
  • memperkuat transparansi perdagangan ekspor
  • menjaga devisa negara
  • meningkatkan pengawasan komoditas strategis
  • sekaligus membangun tata kelola ekspor nasional yang lebih modern dan terintegrasi.
Di tengah persaingan ekonomi global, langkah ini menjadi sinyal bahwa Indonesia semakin serius membangun sistem perdagangan SDA yang lebih kuat, terkontrol, dan berpihak pada kepentingan nasional.


Tata Kelola Ekspor Satu Pintu Mulai 1 Juni 2026, Pemerintah Tegaskan Tidak Ditunda








NEXT:

Jumlah Begal di Jakarta Sudah Meresahkan. Ini Datanya sejak Januari 2026


PREV:

GARA GARA AMERIKA!

NEXT:

Jumlah Begal di Jakarta Sudah Meresahkan. Ini Datanya sejak Januari 2026


PREV:

GARA GARA AMERIKA!

Murdan Sianturi, S.Kom., M.Kom., adalah dosen dan penulis opini yang mengajar Bisnis Digital dan Akuntansi di STIE Mulia Pratama Bekasi. Ia aktif menulis tentang teknologi, perubahan sosial, geopolitik, dan refleksi iman di tengah dinamika dunia modern.
About me selengkapnya...




Ekonomi Indonesia :
  • Batam, Magnet Baru BRICS di Asia Tenggara dan Jalan Indonesia Menuju Raksasa Perdagangan Dunia
  • Di Balik Viral 32 Nama, Ada Pertanyaan Lebih Besar: Siapa Mengendalikan Proyek MBG?
  • Dolar Bakal Anjlok? Ini Tanda-Tanda yang Mulai Terlihat di Dunia
  • Indonesia–Filipina Pilih Barter: Mengurangi Ketergantungan pada Dolar
  • Rupiah Tembus Rp17.967 per Dolar AS: Peran Investor SRBI dalam Mendorong Kenaikan Nilai Tukar
  • Seluruh Transaksi Wajib Pakai Rupiah: Bukan Sekadar Aturan, tetapi Pertaruhan Kedaulatan Ekonomi Indonesia
  • Mengapa Dolar Singapura Sering Muncul dalam Kasus Dugaan Suap Impor di Tanjung Priok?
  • RI STOP IMPOR LPG: Mimpi Besar Kedaulatan Energi atau Taruhan Ekonomi Nasional?
  • Jual Beli Dapur MBG Berujung Bui? Ketika Program untuk Anak Bangsa Tersandera Konflik Kepentingan
  • Mulai Terjadi! CNG Gantikan LPG di Rembang
  • Rupiah Kuat, Indonesia Hebat: Mengapa Target Rp15.000 Layak Diperjuangkan
  • Percepatan 13 Proyek Hilirisasi: Langkah Indonesia Menuju Negara Industri Modern
  • Strategi Kilat Menaikkan Rupiah 15.000 Sebelum Akhir Tahun 2026
  • Prabowo Diam-Diam Siapkan 400 Calon Bos BUMN Masa Depan, Siapa Saja Orangnya?
  • Tata Kelola Ekspor Satu Pintu Mulai 1 Juni 2026, Pemerintah Tegaskan Tidak Ditunda
  • GARA GARA AMERIKA!
  • Prabowo Umumkan Skema Ekspor SDA Satu Pintu melalui BUMN, Ini Detailnya
  • Bagaimana Kalau Akhir Tahun 2026 Rupiah Menguat Menjadi Rp 10.500 per USD?
  • Danantara: Harapan Baru Kedaulatan Ekonomi Indonesia
  • BI Rate Naik Jadi 5,25%. Rupiah Menguat, Investor Mulai Melihat Indonesia Lebih Stabil
  • Kesimpulan Pidato Presiden Prabowo Subianto Hari Ini: Dugaan Permainan Ekspor Mulai Disorot
  • Kurangi Ketergantungan Impor: Saatnya Menyelidiki Dugaan Permainan Impor
  • Prabowo Perkuat Tata Kelola Ekspor Nasional Lewat BUMN
  • Jika Inflasi dan Deflasi Bertemu: Apa Sebenarnya yang Terjadi?
  • Kenaikan Dolar Tidak Mempengaruhi Desa di Indonesia
  • Jika Jembatan Selat Sunda Benar-Benar Dibangun, Dampaknya Bisa Sangat Besar bagi Indonesia
  • Rupiah Melemah, Ekspor Menguat? Memahami Realita Ekonomi Indonesia
  • Faktor Penyebab Rupiah Melemah di Saat Ekonomi Indonesia Melesat Naik
  • Rupiah Tidak Takut 1998---Ia Takut Kita Kehilangan Kepercayaan
  • Peta “Kebocoran Ekonomi” Paling Mahal di Indonesia
  • Harusnya Apa yang Perlu Dilakukan Bank Indonesia?
  • TIDAK ADA ALASAN UNTUK DEMO TURUN KE JALAN MEMPROTES PEMERINTAH
  • Surplus Perdagangan Tinggi, Mengapa Rasa Aman Belum Terbangun?
  • Bukan Soal Chaos—Tapi Soal Siapa yang Tumbang Lebih Dulu
  • Menyibak Visi dan Misi Sang Menkeu: Arah Kebijakan yang Menentukan Akhir Cerita Ekonomi Indonesia
  • Dunia Nyata - Ekonomi Internasional

Pencarian E-DDC 23
Electronic Dewey Decimal Classification untuk Perpustakaan